Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Massa Rusak Fasilitas di Mapolres dan Kantor DPRD Kediri

📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 20:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Massa Rusak Fasilitas di Mapolres dan Kantor DPRD Kediri Doc: ANTARA
Ket. Kondisi Gedung DPRD Kota Kediri yang dibakar massa di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (30/8/2025).

KEDIRI – Ratusan massa dari berbagai elemen melakukan aksi di depan Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, hingga kemudian merangsek ke DPRD Kota Kediri dan merusak sejumlah fasilitas.

Aksi ini buntut dari meninggalnya pengendara ojek daring, Affan Kurniawan (20) setelah ditabrak kendaraan Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Dalam aksinya pada Sabtu sore, massa awalnya berkumpul di area Taman Sekartaji, Kota Kediri. Lokasi taman ini tak jauh dari Mapolres Kediri Kota, kemudian mereka bergerak ke Mapolres.

Saat aksi tersebut, awalnya situasi berjalan dengan kondusif, namun menjelang petang sekitar jam 17.00 WIB terjadi kericuhan tepatnya di selatan Gedung Mapolres Kediri.

Di area depan Pasar Bandar, Kota Kediri tersebut, massa mulai melempari gedung sehingga beberapa kaca pecah. Sejumlah kendaraan yang merupakan kendaraan dinas juga dirusak massa bahkan dibakar.

Selain itu, sejumlah fasilitas seperti komputer dan barang elektronik lainnya juga dibawa massa dan dilemparkan ke jalan raya.

Polisi bersama TNI kemudian berupaya untuk memukul mundur massa dengan mobil water cannon. Selain itu, gas air mata juga dilemparkan untuk memecah kerumunan massa.

Sementara itu, petugas dari pemadam kebakaran juga langsung ke lokasi berupaya untuk memadamkan api. Hingga kemudian massa berhasil dipukul mundur.

Massa kemudian melanjutkan aksi ke Gedung DPRD Kota Kediri, yang lokasinya tak jauh dari Gedung Mapolres Kediri Kota.

Di tempat ini, massa kembali bertindak brutal dan membakar gedung. Hingga pukul 18.40 WIB, di bagian lantai atas gedung terlihat mulai runtuh setelah api membakar area gedung. Sementara bagian depan Gedung DPRD sudah habis terbakar.

Petugas pemadam kebakaran juga langsung ke lokasi Gedung DPRD Kota Kediri tersebut, berusaha memadamkan api. Hingga kini, proses pemadaman api masih terus dilakukan.

Sementara itu, massa juga masih bertahan di sekitar Gedung DPRD Kota Kediri. Untuk arus lalu lintas, polisi mengalihkan sementara, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri Syamsul Bahri tidak mengangkat telepon selulernya saat dihubungi untuk dimintai keterangannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.