Tren Positif Bakal Berlanjut, Jumat 29 Agustus 2025

Jumat, 29 Agu 2025, 08:30 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan tren positif dalam perdagangan akhir pekan ini. Pelaku pasar masih merasakan euforia disebab­kan sinyal dovish dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed. 

Bahkan, IHSG berpotensi kembali me­nyentuh level 8.000 akhir pekan ini. Se­nior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa optimisme pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga acuan oleh The Fed telah meno­pang IHSG.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

“Secara umum, data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan membuat optimisme penu­runan suku bunga The Fed pada September terbuka lebar,” ujar Nafan saat dihubungi di Jakarta, Kamis (28/8).

Nafan mengungkapkan proyeksi Morgan Stanley bahwa bank sentral AS The Fed akan memangkas tingkat suku bu­nga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemu­an September 2025. Kemudian, The Fed akan melanjutkan pemangkasan suku bunganya setiap kuartal sebesar 25 bps hingga turun ke level 2,75-3,0 persen pada akhir tahun 2026.

Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Ka­mis (28/8) sore, ditutup menguat 15,91 poin atau 0,20 per­sen ke posisi 7.952,09 di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap rilis data inflasi AS pada Jumat (29/08). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,90 poin atau 0,23 persen ke posisi 811,57.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah me­nuju support level 7.900 pada perdagangan Jumat (29/8),” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.