Besiktas Pecat Solskjaer Usai Gagal di UEFA Conference League, Palace Lolos dengan Susah Payah

Jumat, 29 Agu 2025, 08:26 WIB

LONDON, INGGRIS - Petaka menimpa Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu resmi dipecat Besiktas pada hari Kamis (28/8) waktu setempat setelah tim asuhannya tersingkir dari kualifikasi UEFA Conference League. Bermain di kandang sendiri, Besiktas kalah 0-1 dari Lausanne dan tersingkir dengan agregat 1-2.

Gol tunggal dalam laga di Istanbul dicetak striker Inggris, Nathan Butler-Oyedeji, pada masa injury time babak pertama. Situasi semakin sulit bagi Besiktas ketika bek Felix Uduokhai diusir wasit di awal babak kedua usai melanggar Brandon Soppy.

Ket. Foto: Ole Gunnar Solskjaer. — Sumber: AFP

Tak lama setelah laga berakhir, manajemen Besiktas menggelar rapat darurat. Klub kemudian mengumumkan pemecatan Solskjaer.

“Kontrak dengan pelatih kepala Ole Gunnar Solskjaer telah diputuskan sesuai hasil rapat dewan. Presiden Serdal Adali menyampaikan terima kasih atas dedikasi Solskjaer selama ini,” tulis pernyataan resmi klub.

Solskjaer, mantan pelatih Manchester United, Cardiff City, dan Molde, ditunjuk pada Januari lalu. Ia berhasil mengangkat posisi Besiktas dari peringkat enam ke posisi empat klasemen akhir Süper Lig Turki. Musim ini, timnya baru memainkan satu laga liga dengan kemenangan. Namun kegagalan di Eropa membuat masa baktinya berakhir lebih cepat.

Di tempat lain, Crystal Palace memastikan tiket ke fase liga UEFA Conference League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Skuad asuhan Oliver Glasner menahan imbang Fredrikstad tanpa gol di Norwegia dan lolos dengan agregat tipis 1-0.

Fredrikstad nyaris tak memberi ancaman berarti. Sementara Palace, yang mengandalkan gol Jean-Philippe Mateta di leg pertama, hanya menciptakan beberapa peluang lewat sang striker. Tuan rumah bahkan gagal melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

“Ini pencapaian besar bisa menembus fase grup,” kata Glasner kepada Channel 5. “Lawan tidak mudah dihadapi, tapi pemain tampil disiplin dalam bertahan. Memang kami harus bisa lebih baik dalam penguasaan bola, karena terlalu banyak kehilangan bola.”

Hasil ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Palace menjadi 13 pertandingan beruntun sejak terakhir kali kalah 0-5 dari Newcastle pada 16 April lalu.

Pada hari ulang tahunnya yang ke-51, Glasner hanya melakukan tiga perubahan dari laga Premier League melawan Nottingham Forest. Bek Marc Guehi, yang santer dikaitkan dengan Liverpool, dipercaya sebagai kapten tim.

“Saya sudah bilang ke semua orang di klub, hari ini saya tidak ingin bicara soal transfer. Fokus kami hanya memastikan lolos ke fase grup,” tegas Glasner.

Selain Palace, sejumlah unggulan lain juga memastikan langkah mulus. AZ Alkmaar, Fiorentina, Rayo Vallecano, dan Mainz lolos tanpa kesulitan berarti. Strasbourg bertahan dengan kemenangan tipis di markas Brondby.

Sementara di jalur kualifikasi Liga Europa, Dynamo Kyiv membuka asa lewat gol cepat Eduardo Guerrero di Polandia. Namun, Maccabi Tel Aviv yang sudah unggul agregat 3-1 dari leg pertama di Serbia mampu bertahan dan melangkah ke babak berikutnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.