PBSI Mengirim 16 Wakil untuk Mengikuti China Masters 2025, Gagal Lagi?

Selasa, 16 Sep 2025, 01:23 WIB

JAKARTA  – Berapa pun pemain yang diturunkan ke kejuaraan bulu tangkis, hasilnya hamper selalu sama: kosong gelar. Ini contoh yang baru saja diraih rombongan yang turun di Hong Kong Open. Bahkan tak satu pun sampai ke final.

Kali ini untuk turnamen bulu tangkis bergengsi China Masters 2025  diturunkan 16 wakil. Acara digelar di Shenzhen Arena, 16–21 September. Ajang BWF Super 750 ini memperebutkan hadiah total  1,25 juta dollar AS atau sekitar 20,5 miliar rupiah. Indonesia menurunkan 16 wakil dengan sejumlah eksperimen pasangan baru, terutama di sektor ganda.

Ket. Foto: Berkesempatan tampil maksimal — Sumber: ist

Di ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kembali dipasangkan usai sukses menjuarai China Open 2025. Mereka diharapkan menjadi andalan utama Merah Putih. Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto kini berduet dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Pasangan baru ini akan menjalani debut resmi di China Masters. Selain itu, Indonesia juga mengirimkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Di ganda putri, tiga pasangan baru racikan Pelatnas PBSI kembali mendapat kesempatan setelah debut singkat di Hong Kong Open 2025. Mereka adalah Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Meski tersingkir lebih awal di turnamen sebelumnya, ketiganya diharapkan mampu memberi perlawanan lebih ketat.

Namun, undian awal menghadirkan tantangan berat. Lanny/Amallia langsung bertemu ganda nomor satu dunia asal Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Febriana/Meilysa menghadapi unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Rachel/Febi pun harus meladeni pasangan Jepang, Rui Hirokami/Sayaka Hobara.

Di nomor tunggal, Jonatan Christie dijadwalkan bertemu Kenta Nishimoto (Jepang), Anthony Sinisuka Ginting melawan Leong Jun Hao (Malaysia), dan Alwi Farhan menghadapi ujian berat melawan pemain peringkat empat dunia, Li Shi Feng (Tiongkok). Sektor tunggal putri pun tak kalah sulit. Putri Kusuma Wardani menantang wakil Taiwan, Chiu Pin-Chian. Sedangkan Gregoria Mariska Tunjung melawan pemain muda Jepang, Tomoka Miyazaki.

Pada sektor ganda campuran, tiga pasangan Merah Putih siap bersaing. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhadapan dengan Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang). Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah ditantang ganda Inggris, Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, semifinalis Hong Kong Open 2025, menghadapi ganda Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, yang kini ditangani pelatih asal Indonesia, Nova Widianto.

Meski tantangan berat menanti di hampir semua sektor, Indonesia tetap menaruh harapan besar. Fajar/Fikri di ganda putra serta Gregoria di tunggal putri dinilai memiliki peluang paling terbuka untuk melangkah jauh. Dengan kombinasi pemain senior dan debut pasangan baru, China Masters 2025 akan menjadi ajang penting bagi tim Merah Putih untuk mengukur kekuatan menjelang turnamen elite berikutnya. 

  • China Masters 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.