Demo Besar-besaran di Berlin Tolak Jerman Terlibat dalam Perang

Minggu, 14 Sep 2025, 08:20 WIB

BERLIN - Demonstrasi besar-besaran menentang keterlibatan Jerman dalam konflik di Timur Tengah dan Ukraina berlangsung di Berlin, Sabtu (13/9). Pengunjuk rasa mendesak pemerintah Jerman untuk berdiplomasi, lapor koresponden RIA Novosti, Sabtu.

Aksi protes yang digelar partai Sahra Wagenknecht Alliance – Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.

Ket. Foto: Aksi protes yang digelar partai Sahra Wagenknecht Alliance – Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg, Sabtu (13/9). — Sumber: AFP

Para pengunjuk rasa menyuarakan penolakan mereka terhadap kebijakan Jerman terhadap Ukraina dan Timur Tengah.

Ribuan orang yang prihatin membawa bendera Palestina, bendera gabungan Russia-Jerman, dan spanduk yang menyerukan diakhirinya pembunuhan warga sipil di Jalur Gaza.

Salah satu pendiri partai, Sahra Wagenknecht, dan sejumlah tokoh budaya Jerman turut serta dalam demonstrasi tersebut.

Slogan aksi tersebut adalah "Hentikan genosida di Gaza! Tidak ada senjata di zona perang! Perdamaian, bukan perlombaan senjata!"

Beberapa pembicara berbicara dari panggung di Gerbang Brandenburg, dan sejarawan Israel Moshe Zuckerman menyampaikan pidato di hadapan para pengunjuk rasa dari Tel Aviv, mengkritik aksi militer di Jalur Gaza.

Salah satu pendiri dan bassis Pink Floyd, Roger Waters, juga bergabung dalam protes melalui tautan video.

Para penyelenggara aksi itu juga menyerukan kepada pemerintah Jerman "untuk berpartisipasi secara jujur dan serius dalam negosiasi perdamaian" selain menghentikan semua pengiriman senjata Jerman ke zona perang.

Mereka menentang dimulainya kembali wajib militer dan penempatan rudal jarak menengah AS di Jerman.

  • Aksi Demonstrasi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.