Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelajar Diminta Jadi Agen Perubahan Pelopor dan Pelapor Hak Anak

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 17:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelajar Diminta Jadi Agen Perubahan Pelopor dan Pelapor Hak Anak Doc: ANTARA
Ket. Anak-anak pelajar di Kabupaten Bangka saat mengikuti sosialisasi Pelopor dan Pelapor (2P) dan Konvensi Hak Anak (KHA) di Sungailiat, Kamis (28/8/2025)

SUNGAILIAT – Pelaksana tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rismy Wira Madonna, menginginkan pelajar tingkat SLTP sederajat di daerah itu menjadi agen perubahan pelopor dan pelapor hak anak.

Hal itu diungkapkan Rismy Wira Madonna di Sungailiat, Kamis (28/8), saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelopor dan Pelapor (2P) dan Konvensi Hak Anak (KHA) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Kami menginginkan anak-anak yang sekarang masih duduk di tingkat pendidikan SLTP atau pelajar yang tergabung dalam wadah forum anak ke depan menjadi agen perubahan 2P dan KHA untuk kepentingan pembangunan," katanya.

Dia menilai Pelopor dan Pelapor (2P) dan Konvensi Hak Anak (KHA) penting diketahui untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak-anak tentang hak-hak mereka, membentuk anak-anak menjadi pelopor yang aktif dalam memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif, serta membentuk anak-anak menjadi pelapor yang berani melaporkan pelanggaran hak anak.

"Sebagai pelopor, kalian dapat melaporkan segala hal yang berkaitan dengan pembunuhan hak-hak anak, misal ada anak yang mengalami tindak kekerasan," kata Rismy.

Kejadian itu, kata dia, jangan ragu untuk dilaporkan kepada yang berwenang mulai dari orang tua, guru, RT/RW, satgas perlindungan anak, hingga ke kepolisian atau penegak hukum yang lain.

"Saya melihat akhir akhir ini banyak kasus yang viral di media sosial terkait perundungan terhadap anak yang menyebabkan perubahan kejiwaan pada anak," ujarnya.

Menurut dia, forum anak dapat menjadi agen perubahan yang besar sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi perundungan dan bentuk kekerasan lain baik di sekolah, di keluarga maupun di tempat tinggal.

"Forum anak merupakan wadah untuk mengeksplorasi, mengekspresikan ide, gagasan dan pendapat untuk berpartisipasi dalam pembangunan serta menyiapkan pemimpin di masa depan," katanya.

Ia mengatakan melalui forum itu anak-anak diberikan tempat seluas luasnya mengapresiasikan diri dan menyampaikan pendapat serta mendewasakan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Aksi Lamaran Nekat di Atas ...
Luar Negeri
AS Resmi Tolak Perpanjang U...
Pertamina dan KKP Berkolaborasi Perkuat Pasokan BBM Nelayan Dukung Perikanan Nasional

Pertamina dan KKP Berkolaborasi Perkuat Pasokan BBM Nelayan Dukung Perikanan Nasional

02 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.