Jakarta Siaga 1! Ribuan Buruh Kepung DPR 28 Agustus, Awas Jalan Macet Parah!
Kamis, 28 Agu 2025, 09:55 WIBJAKARTA - Hari ini, Kamis (28/8/2025), Jakarta dipastikan akan kembali diguncang demo besar-besaran ribuan buruh.Â
Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan memadati kawasan DPR/MPR RI Senayan, mulai pukul 10.15 WIB.Â
Para pengendara diimbau waspada karena potensi kemacetan parah dan pengalihan arus lalu lintas sangat mungkin terjadi.
Presiden KSPI sekaligus Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan aksi ini tak hanya terpusat di Jakarta.Â
Ribuan buruh dari Jabodetabek akan bergabung di depan DPR, sementara puluhan ribu lainnya melakukan aksi serentak di berbagai kota besar di Indonesia.
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional. Artinya, jika jumlah massa membludak hingga memenuhi ruas jalan, maka arus kendaraan akan dialihkan ke jalur lain.
âKalau massanya banyak dan menutup jalan, pengalihan arus akan dilakukan. Tapi kalau jumlahnya kecil dan bisa berbagi jalan, maka tidak ada pengalihan,â jelas Komarudin.
Pihak kepolisian juga menegaskan agar buruh tidak masuk ke ruas tol, mengingat pengalaman sebelumnya sempat menimbulkan kemacetan panjang bahkan membahayakan keselamatan.Â
Jika hal itu kembali terjadi, langkah tegas berupa penegakan hukum siap diberlakukan.
6 Tuntutan Buruh
Tak sekadar unjuk rasa, para buruh membawa enam tuntutan besar yang mereka anggap sebagai harga mati untuk diperjuangkan:
1. Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah (HOSTUM). Naikkan Upah Minimum 2026 sebesar 8,5â10,5 persen.
2. Stop PHK. Bentuk Satgas PHK untuk melindungi pekerja.
3. Reformasi Pajak Buruh. Naikkan PTKP Rp 7,5 juta/bulan, hapus pajak pesangon, THR, JHT, dan diskriminasi pajak terhadap perempuan menikah.
4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law.
5. Sahkan RUU Perampasan Aset. Wujudkan pemberantasan korupsi nyata.
6. Revisi RUU Pemilu. Redesain sistem Pemilu 2029 agar lebih demokratis.
Jakarta Hari Ini: Antara Demonstrasi dan Macet Panjang
Aksi buruh kali ini diprediksi akan menimbulkan dampak signifikan pada mobilitas masyarakat.Â
Selain macet, potensi gesekan di lapangan pun selalu menjadi perhatian.Â
Karena itu, aparat mengimbau agar massa menyampaikan aspirasi dengan damai, tanpa anarkisme, dan tetap menjaga ketertiban umum.
Demo buruh 28 Agustus bukan sekadar unjuk rasa rutin, melainkan sinyal keras kepada pemerintah dan DPR.Â
Dengan 6 tuntutan panas yang digemakan, publik kini menanti, apakah suara lantang buruh akan didengar atau kembali terabaikan di gedung parlemen?
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Mantan Jurnalis Dilantik Jadi Kadispen Kodaeral IV
-
Arab Saudi Tolak Isu Kaji Ulang Gencatan Senjata Gaza
-
Pemkot Palembang Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
-
Pelatihan CPNS 2026 Resmi Dibuka, Pemprov DKI Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
-
Macet Tanpa Sebab? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah “Phantom Traffic Jam”
-
Kementerian Pariwisata Promosikan Wisata Gastronomi Sumbar
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Polda Metro Jaya Awasi Harga Bahan Pokok di Jakarta Utara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.