Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terungkap! Ken dan Dwi Hartono Diduga Rancang Penculikan di Hotel, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 13:32 WIB | Oleh:
Terungkap! Ken dan Dwi Hartono Diduga Rancang Penculikan di Hotel, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan Doc: Istimewa
Ket. Detik-Detik Penangkapan Ken, Otak Penculikan Kacab Bank.

Jakarta – Satu per satu pelaku dalam kasus penculikan dan pembunuhan tragis terhadap Kepala Cabang (Kacab) Bank di Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta, berhasil diamankan polisi. Salah satu otak kejahatan ini, Ken, pria bertato yang diketahui bernama asli C, ditangkap tanpa perlawanan di rumah mewahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Dalam rekaman video penangkapan yang diperoleh media, terlihat tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya masuk ke rumah Ken sambil menunjukkan dokumen penangkapan. Ken, yang terlihat tenang namun pasrah, hanya mengatakan,
"Iya, iya, bener nama saya. Iya, masuk berita itu."

Setelah diborgol menggunakan kabel ties, polisi menggeledah lantai dua rumah Ken untuk mencari barang bukti. Ketika dimintai keterangan soal dokumen, Ken mengaku tidak pernah membawa dokumen fisik.
"Semua dari HP, Pak. Nggak pernah bawa kertas," ujarnya.

Menariknya, dalam pengakuan awal kepada penyidik, Ken menyebut bahwa dirinya terakhir bertemu dengan Dwi Hartono, rekan sesama tersangka yang juga dikenal sebagai pengusaha bimbingan belajar online, sebulan lalu di Hotel Fairmont. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari investigasi, mengingat Dwi diduga kuat menjadi dalang utama dari skenario penculikan tersebut.

Penangkapan Ken dilakukan sehari setelah Dwi Hartono lebih dulu diamankan di Solo, Jawa Tengah pada 24 Agustus 2025. Hingga kini, Polda Metro Jaya telah menangkap total 15 orang yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk 4 pelaku lapangan yakni Eras, AT, RS, dan RAH, yang mengaku mendapat perintah menculik dari seseorang berinisial F.

Korban, Ilham Pradipta, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tangan, kaki, dan wajah terikat lakban di semak-semak kawasan Serang Baru, Bekasi, sehari setelah diculik dari parkiran supermarket di Pasar Rebo.

Meski sejumlah pelaku sudah diamankan, motif di balik penculikan sadis ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian menyatakan proses pendalaman masih terus berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Harga Tiket Final US Open S...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.