• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tekan Jeratan Pindar dan P...

Tekan Jeratan Pindar dan Perluas Akses Kartu Kredit, Honest Card Tawarkan Limit dari 1 hingga 100 Juta Rupiah

Rabu, 27 Agu 2025, 19:50 WIB

JAKARTA - Memiliki pekerjaan stabil dan penghasilan cukup tidak selalu berarti mudah mendapatkan kartu kredit di Indonesia. Data Bank Indonesia mencatat penetrasi kepemilikan kartu kredit baru menyentuh sekitar 7% dari total populasi pada Januari 2025, jauh di bawah negara tetangga seperti Thailand (35%) dan Malaysia (30%).

Di tengah persentase kepemilikan kartu kredit masih rendah, data OJK menunjukkan pinjaman daring (pindar) dan layanan BNPL justru melonjak. Hal ini mencerminkan pergeseran masyarakat dalam mencari alternatif pembiayaan.

Ket. Foto: Ilustrasi penggunaan aplikasi Honest Card. — Sumber: Honest Card

Pada awal tahun ini, tercatat bahwa utang konsumtif lewat pindar dan BNPL melonjak 33% dalam setahun, dari 57 triliun rupiah pada April 2024 menjadi 76 triliun rupiah pada April 2025. Pertumbuhan pesat ini juga diikuti kenaikan risiko, dengan Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) mencapai 2,93% di periode yang sama, tertinggi sejak 2017.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana akses kredit yang serba instan tanpa edukasi yang memadai bisa berdampak pada beban finansial jangka panjang. Berangkat dari tantangan ini, Honest hadir sebagai satu-satunya fintech di Indonesia yang memiliki izin kartu kredit melalui Honest Card, dengan tingkat persetujuan aplikasi mencapai 90%.

Honest menggunakan teknologi data alternatif dan evaluasi berbasis perilaku untuk menentukan akses awal, mulai dari 1 hingga 100 juta rupiah sesuai dengan profil pengguna. Pendekatan ini dirancang agar limit bisa bertumbuh seiring dengan kebiasaan penggunaan yang sehat, bukan langsung besar dan berisiko menimbulkan gagal bayar.

Bagi pengguna dengan limit awal 1 rupiah, kartu tetap berfungsi penuh untuk transaksi sehari-hari, setelah pengguna mengisi kredit. Nantinya, limit akan naik secara bertahap seiring pengisian kredit dan pola transaksi yang konsisten dan bertanggung jawab.

“Kenaikan limit ini dipandu oleh misi di aplikasi, seperti membayar tagihan tepat waktu atau menggunakan kartu minimal tiga kali dalam sebulan. Dengan cara ini, Honest menyeimbangkan inklusi dengan mitigasi risiko,” ungkap Direktur Honest Panji Puntadewa, melalui keterangannya pada hari Rabu (27/8).

Fitur guided credit growth menjadi inti dari pendekatan ini, di mana pengguna yang rutin bertransaksi dan menyelesaikan misi di aplikasi akan memperoleh kenaikan limit secara terukur. Honest Card juga membebaskan biaya bunga dan biaya administrasi bulanan bagi pembayaran penuh dan tepat waktu, tanpa biaya tahunan, serta menawarkan reward yang menarik dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari minimarket, isi bensin, hingga e-commerce.

Honest Card yang dirancang untuk kebutuhan belanja sehari-hari juga memiliki sistem Honest Poin, yang menawarkan cashback hingga 1% dari setiap transaksi, tanpa batas. Tidak seperti kartu debit atau e-wallet yang hanya berhenti di fungsi pembayaran, setiap penggunaan Honest Card otomatis memberi nilai tambah berupa poin yang dapat dipakai kembali untuk potongan tagihan berikutnya.

Dari sisi keamanan, Honest Card memadukan teknologi perlindungan fintech terbaru dengan standar keamanan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Bekerjasama dengan Mastercard, setiap transaksi dilindungi sistem anti-fraud terkini, sementara koneksi ke SLIK OJK memastikan riwayat positif pengguna tercatat untuk mendukung akses keuangan jangka panjang.

“Tujuan kami bukan hanya memberi kartu, tetapi membantu membentuk kebiasaan yang bertahan lama. Dengan proteksi dan pengalaman yang transparan, kami ingin pengguna merasa aman dan percaya diri dalam mengelola kreditnya, sekaligus membangun histori kredit yang sehat untuk masa depan mereka,” terang Panji.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.