Gol Saka Antar Arsenal ke Final Liga Champions, Akhiri Penantian 20 Tahun

Rabu, 06 Mei 2026, 05:48 WIB

LONDON, INGGRIS — Arsenal akhirnya memastikan tempat di final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir. Gol tunggal Bukayo Saka membawa kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua semifinal, Rabu (6/5) dini hari WIB.

Tim asuhan Mikel Arteta mengunci tiket final berkat gol Saka di penghujung babak pertama dalam atmosfer bergelora di Stadion Emirates. Hasil ini memastikan keunggulan agregat 2-1 bagi The Gunners, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di Madrid.

Ket. Foto: Pemain Arsenal dan Atletico Madrid berebut bola dalam laga semifinal Liga Champions, Rabu (6/5) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Di partai puncak yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei, Arsenal akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain atau Bayern Munich. PSG, yang menyingkirkan Arsenal di semifinal musim lalu, saat ini unggul agregat 5-4 jelang leg kedua di Munich.

Malam itu menjadi momen katarsis bagi Arsenal. Klub London Utara tersebut kembali ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak kekalahan 1-2 dari Barcelona pada 2006—satu-satunya final yang pernah mereka capai di kompetisi ini.

Sepanjang sejarah, Arsenal belum pernah mengangkat trofi Liga Champions. Dua gelar Eropa mereka datang dari Piala Winners 1994 dan Inter-Cities Fairs Cup 1970. Final kontinental terakhir mereka berakhir pahit, kalah 1-4 dari Chelsea pada Liga Europa 2019.

Musim ini berpotensi menjadi yang terbaik dalam sejarah klub. Arsenal tengah memburu gelar ganda Liga Inggris dan Liga Champions, sebuah pencapaian yang bahkan bisa melampaui era “Invincibles” racikan Arsene Wenger yang menjuarai liga tanpa kekalahan pada 2004.

Saka, simbol generasi baru Arsenal, kembali tampil sebagai pembeda. Pemain binaan akademi itu mencetak gol kemenangan yang membawa timnya kini hanya berjarak empat laga dari keabadian.

Di kompetisi domestik, Arsenal juga mendapat dorongan besar setelah pesaing terdekat Manchester City ditahan imbang Everton. The Gunners kini hanya membutuhkan kemenangan dalam tiga laga terakhir melawan West Ham, Burnley, dan Crystal Palace untuk memastikan gelar Liga Inggris.

Sempat diragukan karena dianggap rapuh secara mental usai menelan empat kekalahan dalam enam pertandingan di semua kompetisi, Arsenal kini membungkam kritik tersebut. Label “nyaris juara” perlahan sirna, digantikan keyakinan baru menuju kejayaan.

Ribuan suporter menyambut tim mereka di luar stadion sebelum laga dimulai, menciptakan atmosfer penuh gairah dengan suar dan bendera. Dukungan tersebut menjadi bahan bakar bagi Arsenal untuk menembus batas yang selama ini menghambat mereka.

Meski sempat terancam lewat serangan balik cepat Atletico—termasuk peluang Julian Alvarez dan Giuliano Simeone, Arsenal bangkit dan mendominasi hingga mencetak gol pada menit ke-44.

Berawal dari pergerakan cerdas Viktor Gyokeres, bola diteruskan ke Leandro Trossard yang melepaskan tembakan rendah. Kiper Jan Oblak gagal mengantisipasi dengan sempurna, dan Saka dengan sigap menyambar bola muntah dari jarak dekat.

Di babak kedua, Atletico berusaha bangkit. Namun lini belakang Arsenal tampil solid, dengan Gabriel Magalhaes melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang emas lawan, sementara kiper David Raya sigap menepis tembakan Antoine Griezmann.

Arteta pun tak mampu menyembunyikan emosinya, mengepalkan tangan merayakan gol Saka di tengah lautan merah suporter yang bergemuruh di Emirates.

Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya mengaku telah membayangkan Arsenal menjuarai Liga Champions bahkan sejak masa-masa sulit awal kepemimpinannya. Kini, ia hanya berjarak satu kemenangan lagi dari mewujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan yang gemilang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.