Inter Perkasa di Awal Musim, Liverpool Menang di Akhir Laga

Rabu, 27 Agu 2025, 00:57 WIB

MILAN – Inter Milan mengawali langkah musim baru Serie A dengan percaya diri. Bermain di San Siro, Selasa (26/8) dini hari WIB, Inter mengalahkan Torino lima gol tanpa balas. Laga ini juga menandai debut Cristian Chivu sebagai pelatih Inter di kandang sendiri.

Alessandro Bastoni membuka pesta gol lewat sundulan indah pada menit ke-18. Setelah itu, Marcus Thuram mencetak dua gol. Lautaro Martinez dan rekrutan baru Ange-Yoan Bonny turut melengkapi kemenangan telak 5-0. “Yang terjadi musim lalu biarlah berlalu. Kini kami hanya bisa terus memberikan yang terbaik untuk Inter,” ujar Thuram, yang tampil sebagai bintang lapangan dengan disaksikan ayahnya, Lilian Thuram.

Ket. Foto: Liverpool — Sumber: ist

Inter yang musim lalu kehilangan Scudetto di hari terakhir serta dipukul PSG di final Liga Champions, kali ini tampil segar. Meski hanya memasang satu wajah baru, Petar Sucic, permainan Inter terasa jauh lebih bertenaga. Sucic bahkan memberi assist cantik untuk gol pertama Thuram.

Kemenangan besar itu diwarnai suasana janggal. San Siro yang biasanya bergemuruh justru lebih banyak sunyi. Aksi protes kelompok ultras Curva Nord membuat atmosfer laga terasa hambar. Mereka menolak masuk sebagai bentuk perlawanan terhadap daftar hitam yang melarang sejumlah pendukung membeli tiket musiman.

Chivu sendiri mengaku emosional kembali ke San Siro sebagai pelatih. “Rasanya luar biasa, tetapi saya harus fokus pada tanggung jawab,” ujar mantan bek asal Rumania yang pernah meraih treble winners bersama Inter pada tahun 2010 itu.

Sementara itu, di Inggris, drama berbeda tersaji di St James’ Park. Liverpool nyaris membuang dua poin setelah sempat unggul dua gol atas Newcastle yang hanya bermain dengan 10 orang. Namun, gol Rio Ngumoha di menit ke-100 menyelamatkan The Reds dengan kemenangan 3-2.

Ryan Gravenberch membuka skor lewat tembakan jarak jauh yang menghujam tiang dalam. Hugo Ekitike kemudian menggandakan keunggulan tepat setelah jeda. Situasi makin menguntungkan Liverpool usai Anthony Gordon diusir wasit karena tekel brutal terhadap Virgil van Dijk.

Namun, bukannya runtuh, Newcastle justru bangkit. Bruno Guimaraes memperkecil ketinggalan sebelum William Osula menyamakan skor. Suporter tuan rumah pun sempat bergemuruh menyambut peluang kemenangan.

Di momen kritis, kecemerlangan Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai membuka ruang bagi Ngumoha. Pemain muda 16 tahun itu dengan tenang melengkungkan bola ke pojok gawang, memastikan kemenangan dramatis yang membuatnya tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Liverpool.

“Ini yang membuat Liga Inggris begitu spesial. Mungkin bukan laga terbaik secara taktik, tetapi siapa pun pasti terhibur,” ucap Arne Slot, pelatih Liverpool. Kemenangan itu membuat Liverpool menyamai poin Arsenal dan Tottenham di puncak klasemen dengan koleksi sempurna.

Sedangkan Newcastle masih tanpa kemenangan, ditambah kabar tak sedap mengenai striker andalan Alexander Isak yang santer dikaitkan akan hengkang. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.