Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan di Aceh Timur, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 18:05 WIB | Oleh:
Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan di Aceh Timur, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Doc: ANTARA/Polres Aceh Timur
Ket. Bangkai gajah ditemukan mati di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (27/8).

BANDA ACEH - Seekor Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) jantan berusia sekitar 18 tahun ditemukan mati di ladang warga Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. Polres Aceh Timur melalui Kepolisian Sektor Serbajadi menyatakan dugaan satwa dilindungi itu tewas setelah meminum racun rumput yang ditemukan dalam jeriken di lokasi. Hasil pemeriksaan memastikan gading gajah masih utuh, sehingga kematian bukan akibat perburuan.

"Dugaan sementara, kematian gajah yang bangkainya ditemukan di ladang warga akibat meminum racun rumput," kata Kapolsek Serbajadi AKP Sudirman di Aceh Timur, Rabu.

Perwira pertama Polres Aceh Timur mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan sebuah gubuk yang dirusak, diduga diobrak-abrik satwa liar tersebut.

"Di gubuk tersebut, ditemukan jeriken berisi racun rumput dengan kondisinya terbuka. Racun rumput di jeriken itu diduga diminum gajah tersebut," kata Sudirman

Selain itu, kata Kapolsek, dari penelusuran tim di lokasi tidak ditemukan benda tajam atau alat yang diduga bisa menjadi penyebab kematian gajah liar tersebut.

"Gadingnya juga masih utuh, sehingga dugaan awal penyebab kematian bukan karena perburuan, tetapi cairan yang diduga petani atau pekebun meracun rumput," kata Sudirman.

Sebelumnya, Kapolsek mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan bangkai gajah di ladang warga di Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

"Dari informasi tersebut, kami bersama anggota Koramil, kepala dusun setempat, dan anggota Forum Konservasi Leuser langsung ke lokasi. Di lokasi, kami memasang pita garis polisi untuk pengamanan," kata Sudirman.

Satu individu gajah sumatra berkelamin jantan diperkirakan berusia 18 tahun ditemukan mati di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa (26/8) sore.

Penjabat Keuchik (kepala desa) Arul Pinang Samsi Alauddin mengatakan berdasarkan titik koordinat, lokasi ditemukan gajah mati berada dalam kawasan area pengguna lain (APL).

"Kami menerima informasi dari aktivis lingkungan dan perangkat desa yang menetap di Dusun Alur Kijing ada penemuan gajah mati pada Selasa (26/8) sore. Kemudian, informasi temuan bangkai gajah tersebut kami terus ke muspika," katanya.

Samsi Alauddin mengatakan bangkai gajah jantan itu awalnya ditemukan tim patroli gajah dari Forum Konservasi Leuser (FKL). Kemudian dilaporkan kepada dirinya selaku penjabat kepala desa.

Samsi Alauddin memperkirakan gajah tersebut mati sehari sebelum ditemukan karena bangkai satwa dilindungi itu sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

"Tidak jauh dari lokasi bangkai gajah tersebut ditemukan dua pondok milik warga yang roboh diduga diobrak-abrik satwa liar tersebut," kata Samsi Alauddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

19 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.