Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemuda Zambia Cari Cara Inovatif untuk Dapatkan Penghasilan

📅 Senin, 25 Agu 2025, 20:56 WIB | Oleh:
Pemuda Zambia Cari Cara Inovatif untuk Dapatkan Penghasilan Doc: Xinhua/Lillian Banda
Ket. Kurir sepeda di Lusaka, ibu kota Zambia.

LUSAKA - Di tengah tingginya angka pengangguran yang menjadi tantangan di banyak negara Afrika, para pemuda kini mulai mencari cara-cara inovatif untuk mencari penghasilan.

Di Lusaka, ibu kota Zambia, sepeda tidak lagi hanya menjadi sarana transportasi, melainkan juga sumber penghasilan yang didorong peningkatan kebutuhan akan layanan pengiriman daring.

Melalui aplikasi atau situs web Yango Delivery, sebuah platform pemesanan transportasi dan pengiriman paket, pengemudi dapat mendaftar untuk menjadi kurir paket dan mendapatkan bayaran per pengiriman. Platform ini menangani berbagai jenis paket, termasuk makanan, bunga, peralatan rumah tangga, dan parsel.

Salah satu pemuda yang jeli memanfaatkan peluang ini adalah Given Chanda (28) dan Nathan Mwansa (20), yang memanfaatkan sepeda mereka untuk membangun mata pencaharian yang stabil dan meraih kebebasan finansial yang diidamkan banyak pemuda.

Chanda, seorang ayah dua anak, telah bekerja sebagai kurir sepeda selama sekitar empat bulan dan sangat antusias membagikan pengalamannya.

"Menjadi kurir layanan pengiriman paket ini adalah impian saya yang menjadi kenyataan. Sekarang saya mendapatkan penghasilan lebih dari dua kali lipat dibandingkan saat bekerja sebagai karyawan umum," ujarnya.

Chanda menambahkan bahwa pekerjaan ini tidak hanya memberinya pendapatan yang stabil tetapi juga rasa akan tujuan hidup dan kepuasan. "Saya memiliki jam kerja yang fleksibel dan tidak ada atasan yang memerintah saya," ujarnya.

Di sisi lain, Mwansa baru memulai pekerjaannya sebagai kurir selama sebulan, namun sudah mulai merasakan manfaatnya. Sebelumnya, dirinya mencari pekerjaan selama bertahun-tahun namun tidak berhasil. Setelah mendengar dari rekan-rekannya tentang jasa pengiriman paket menggunakan sepeda, dia pun memutuskan untuk mencoba profesi tersebut.

"Saya tidak perlu lagi mencari pekerjaan. Saya senang menggunakan sepeda saya untuk mencari nafkah," ungkapnya.

Ketika ditanya tentang kemajuan mereka, baik Chanda maupun Mwansa sama-sama mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut memungkinkan mereka untuk membayar uang sewa, membeli makanan untuk sekeluarga, bahkan menyisakan sebagian uang untuk ditabung.

Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa para pemuda ini memilih sepeda alih-alih kendaraan lain, seperti mobil atau motor. Alasannya sederhana, yakni sepeda lebih terjangkau dan perawatannya jauh lebih mudah.

"Dengan menggunakan sepeda, saya tidak perlu khawatir tentang biaya bahan bakar yang mahal atau biaya perawatan yang tinggi," tutur Mwansa.

Pernyataan Mwansa menegaskan bahwa sepeda sangat menguntungkan bagi kaum muda yang mungkin belum memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk membeli kendaraan bermotor, namun tetap ingin terjun ke usaha layanan kurir.

Selain hemat biaya, sepeda juga menonjol sebagai salah satu moda transportasi paling ramah lingkungan. Di tengah meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, penggunaan sepeda untuk layanan kurir ini merupakan langkah yang berarti untuk mendukung visi keberlanjutan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.