Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siring Menara Pandang Jadi Magnet Wisata Baru di Jantung Kota Banjarmasin

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 07:59 WIB | Oleh:
Siring Menara Pandang Jadi Magnet Wisata Baru di Jantung Kota Banjarmasin Doc: ANTARA/Sukarli
Ket. Penampakan Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin sebagai andalan objek wisata pusat kota.

BANJARMASIN - Siring Menara Pandang di tepi Sungai Martapura kian menjadi magnet wisata di jantung Kota Banjarmasin. Dengan rata-rata 6.000 pengunjung setiap pekan, ikon wisata ini terus ditata lebih estetik agar semakin nyaman, ramah keluarga, sekaligus mendukung geliat ekonomi kreatif masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Muhammad Faisal Hariyadi menyatakan, Siring Menara Pandang di Sungai Martapura di Jalan Piare Tendean jadi magnet pariwisata pusat kota.

"Karena itu penataan kawasan siring tersebut sangat penting," ujarnya di Banjarmasin, Kamis.

Faisal menyampaikan, komisinya sebagai mitra kerja pemerintah kota untuk meningkatkan sektor pariwisata, sangat mengapresiasi dilakukan penataan objek wisata siring di beberapa bidang.

"Baik di bidang kebersihan, penataan pedagang kaki lima (PKL) dan fasilitas penunjang lainnya," kata dia.

Dia menilai, keberadaan Siring Menara Pandang berhasil menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah berkat keindahan pemandangan sungai, kebersihan lingkungan, serta beragam aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

"Kami juga mengapresiasi perhatian untuk keamanan pengunjung sudah menunjukkan perkembangan positif. Ini harus terus dikelola dan ditata dengan sebaik mungkin," ujarnya.

Dia mengingatkan agar Pemkot Banjarmasin tidak cepat puas atas capai penataan kawasan tersebut.

Karena hal lainnya seperti penambahan fasilitas umum juga harus dibuat sebaik mungkin , seperti toilet yang lebih representatif, tempat duduk yang nyaman, serta area bermain anak, agar kawasan ini semakin ramah bagi pengunjung.

Fasilitas penunjang lainnya juga disoroti pihaknya saat mengunjungi kawasan tersebut adalah lampu penerangan.

"Kami juga berharap ada pemanfaatan teknologi digital, seperti informasi wisata berbasis aplikasi, sehingga wisatawan mendapat kemudahan dalam mengakses layanan," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Fitriah menyampaikan, kawasan wisata siring Menara Pandang tersebut merupakan ikon pariwisata kota ini.

Karenanya, ucap dia, penataan kawasan tersebut terus dilakukan agar lebih estetik hingga makin menarik kunjungan wisata.

Menurut dia, setiap pekannya sekitar 6.000 pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut. Karena memiliki layanan wisata susur sungai, ada menara pandang, patungan Bekantan raksasa yang menyemburkan air di mulutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

19 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.