Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Pekalongan Lakukan Deteksi Dini Penyakit Kusta

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkot Pekalongan Lakukan Deteksi Dini Penyakit Kusta Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto.

Pekalongan -- Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melaksanakan deteksi dini (skrining) kusta secara serentak dengan melibatkan petugas pencegahan dan pemberantasan penyakit (P2P) di 14 puskesmas serta kader kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan setiap puskesmas bisa memeriksa 350 orang hingga 700 orang.

"Dari kegiatan itu tercatat 35 orang teridentifikasi kusta. Semua pasien yang teridentifikasi langsung diarahkan ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan serta penanganan medis," katanya.

Menurut dia, warga mengira kusta hanya penyakit kulit biasa, seperti eksim padahal setelah diperiksa oleh petugas dengan Rapid Village Survey ternyata mereka ada terdeteksi penyakit itu.

"Bahkan saat kami skrining ada yang sudah sampai tahap kecacatan pada usia lanjut karena penderita tidak pernah memeriksakan diri terhadap penyakit itu," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dita Ratnasuri menyebutkan dari hasil temuan rata-rata penderita kusta berasal dari lingkungan dengan kondisi sanitasi yang tidak memadai serta rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu, kata dia, karena kasus penularan dari keluarga dalam satu rumah terutama jika terdapat ada anggota keluarga yang menderita kusta tanpa pengobatan.

"Kusta bisa menular melalui kontak fisik maupun droplet dari penderita yang tidak diobati. Oleh karena itu, jika ada anggota keluarga terdiagnosa kusta maka penting sekali dilakukan pemeriksaan menyeluruh pada seluruh penghuni rumah dan pemberian obat kepada kontak erat penderita sebagai tindakan pencegahan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.