Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasaman Barat Tambah 2.000 Hektare Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan 2025

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasaman Barat Tambah 2.000 Hektare Lahan Jagung Demi Swasembada Pangan 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Pasaman Barat Yulianto (tengah) saat melakukan panen raya jagung di Kecamatan Pasaman dalam rangka mendukung ketahanan pangan beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat tambah luas areal tanaman jagung 2.000 hektare hingga akhir 2025 dalam upaya mendukung swasembada pangan di daerah.

"Hingga saat ini sudah lebih 15 ribu hektare penanaman yang dilakukan. Pada 2024 lalu ada sekitar 43.907 hektare. Kita menargetkan ada penambahan 2.000 haktare untuk tahun ini," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Selasa.

Dia mengatakan selain penambahan luas tanam oleh petani, juga penanaman di lahan peremajaan atau replanting kelapa sawit yang dilakukan oleh perusahaan.

Selain itu juga berkolaborasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat dalam upaya mendukung ketahanan pangan.

Dengan adanya penambahan luas lahan tanam maka diharapkan produksi jagung meningkat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hingga saat ini, pihaknya mencatat produksi jagung di daerah itu mencapai 89.262 ton.

"Jumlah produksi jagung itu panen berada di atas lahan 15 ribu hektare," katanya.

Menurutnya jumlah produksi jagung itu masih jauh dari target yang ditetapkan selama 2025 mencapai 223.236 ton. Namun optimis target produksi yang ditetapkan akan tercapai sampai akhir tahun.

Selain itu pihaknya juga melakukan sejumlah upaya diantaranya pemberian bantuan sarana produksi pertanian berupa benih, pupuk, dan obat-obatan melalui dana APBN, bantuan pupuk bersubsidi dan menambah luas tanam jagung 

Lalu memberdayakan penyuluh dengan memberikan sosialisasi mengenai tanaman jagung.

"Melalui penyuluh, petani selalu diingatkan jangan memakai benih yang harganya murah dan tidak jelas dari mana produksinya. Jika salah memilih benih maka tanam jagung akan mudah terserang penyakit dan hasil sedikit," katanya.

Ia menyebutkan Pasaman Barat menjadi salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Sumbar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.