Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasional Ragunan hingga Malam Hari Dinilai Jadi Wisata Menarik

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:54 WIB | Oleh:
Operasional Ragunan hingga Malam Hari Dinilai Jadi Wisata Menarik Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Sejumlah pengunjung melihat koleksi hewan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo menilai rencana operasional Taman Margasatwa Ragunan hingga malam hari dapat menjadi wisata yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya sekaligus mengurangi kemacetan di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Ide ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Ragunan sebagai ikon taman hiburan rakyat Jakarta yang berkelas internasional," kata Rio di Jakarta, Kamis (21/8).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu pun mendukung penuh inisiatif Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mengkaji operasional malam hari di kebun binatang tersebut.

Akan tetapi, dukungan itu, sambung dia, harus disertai dengan analisis komprehensif yang mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, dampak terhadap satwa dan pengalaman pengunjung.

"Seperti disebutkan pengelola, perlu ada masterplan revitalisasi yang jelas sebelum implementasi," ujar Rio.

Menurut dia, kesejahteraan satwa harus menjadi pertimbangan utama karena tidak semua satwa cocok untuk dipamerkan pada malam hari, dan satwa juga tidak boleh dieksploitasi secara berlebihan.

Sistem pergantian satwa antara shift siang dan malam, seperti yang diterapkan di Taman Safari, lanjut Rio, perlu diadopsi, salah satu contohnya satwa nokturnal, seperti Harimau Sumatera atau burung hantu mungkin lebih sesuai untuk ditampilkan malam hari, sementara satwa diurnal memerlukan waktu istirahat yang cukup.

"Operasional malam hari memerlukan infrastruktur pendukung yang memadai, termasuk penerangan yang ramah satwa dan tidak mengganggu perilaku alami mereka," tutur Rio.

Selain itu, sistem transportasi internal, seperti bus keliling atau shuttle bus juga perlu diperhatikan mengingat pengunjung tidak diperbolehkan membawa kendaraan pribadi ke dalam area taman margasatwa itu.

"Ini juga sejalan dengan rencana pembangunan parkir bertingkat untuk mengatasi masalah parkir, penambahan fasilitas keamanan dan kebersihan yang beroperasi 24 jam," jelas Rio.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mempertimbangkan secara matang terkait rencana operasional Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan, hingga malam hari.

“Dalam mengambil keputusan, saya pasti akan mempertimbangkan secara matang-matang,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Timur, Selasa (19/8).

Menurut dia, rencana itu tak hanya sekadar menyediakan tempat wisata malam untuk masyarakat, tetapi juga sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Apabila Ragunan dibuka hingga malam hari, tentu akan dibutuhkan pekerja tambahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.