Pemkot Surabaya Targetkan Kota Pahlawan Bebas Sampah Popok dan Pembalut Sekali Pakai
Rabu, 20 Agu 2025, 15:11 WIBSURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru-baru ini menargetkan seluruh wilayah Kota Pahlawan bebas dari limbah popok dan pembalut sekali pakai. Limbah jenis ini selain membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai, juga berpotensi mencemari sungai dan membahayakan kesehatan masyarakat.
Untuk mewujudkan target tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, bekerja sama dengan Bumbi meluncurkan program percontohan di kawasan Pulo Tegalsari VI, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo.
Program ini menyasar warga, khususnya ibu rumah tangga, melalui edukasi tentang pentingnya menjaga sungai dan lingkungan. Salah satunya dengan tidak membuang popok ke sungai serta beralih menggunakan popok ramah lingkungan yang bisa dicuci dan dipakai ulang.
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pemberdayaan Masyarakat DLH Surabaya, M. Rokhim, menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi dari âSurabaya Bebas Sampah Popok dan Pembalut Sekali Pakaiâ yang diajukan dalam Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge.
"Jadi ini salah satu implementasi dari program Surabaya bebas sampah popok dan pembalut sekali pakai, yang kita aplikasikan dari program yang kita ikutkan Bloomberg Mayor Challenge,â kata Rokhim usai acara.
Menurutnya, Kecamatan Wonokromo dipilih sebagai lokasi percontohan karena masih ditemukan praktik pembuangan popok bayi ke sungai. Melalui edukasi ini, pihaknya berharap dapat meminimalisir praktik tersebut. âDan ini salah satunya, (kami) mencoba (edukasi) popok yang bisa dipakai ulang,â jelasnya.
Rokhim juga menjelaskan, limbah popok sekali pakai sangat berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan. Selain mencemari sungai, tumpukan sampah juga berpotensi menyumbat saluran dan menyebabkan banjir. âDi sisi lain kalau dibuang di Kalimas, ini kan menjadi salah satu sumber utama air PDAM kita,â ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap program ini dapat menjadi solusi berkelanjutan sekaligus mengurangi volume sampah popok yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
âSemoga dengan adanya salah satu alternatif ini, bisa mengurangi sampah ke saluran dan mengurangi sampah yang kita buang ke TPA. Jadi bisa menjadi salah satu alternatif, solusi, yang bisa diimplementasikan di Kota Surabaya,â imbuhnya.
Sementara itu, Founder dan CEO Bumbi, Celia Siura, menegaskan bahwa Kecamatan Wonokromo dipilih menjadi lokasi pilot project untuk Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge.
"Yang dimana jika Wonokromo ini berhasil, akan direplikasi di seluruh Kecamatan Kota Surabaya. Yuk, sama-sama Surabaya bebas sampah popok dan pembalut,â ujar Celia.
Ia juga menjelaskan bahaya popok sekali pakai tidak hanya karena butuh 500 tahun untuk terurai, tetapi juga mengancam ekosistem sungai. "Sungai itu kan juga sumber air buat kita yang dipakai PDAM,â tegasnya.
Selain berbahaya bagi kesehatan, penggunaan popok sekali pakai juga menambah beban ekonomi keluarga. Karena itu, Bumbi mendorong masyarakat beralih ke produk ramah lingkungan, termasuk popok dan pembalut yang bisa dipakai ulang.
âKetika beralih ke popok bumbi atau popok pakai ulang, masyarakat itu tidak perlu membeli lagi popok sekali pakai. Satu penghematan, kedua mudah dicuci, ketiga bahannya dari katun itu bagus untuk kulit bayi, mengurangi ruam, infeksi kencing,â jelasnya.
Sebagai informasi, Kota Surabaya masuk dalam 50 finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025. Di Asia Tenggara, hanya ada empat kota yang terpilih, yakni Pasig, Naga, dan Cauayan dari Filipina, serta Surabaya dari Indonesia.
Dalam kompetisi ini, Surabaya akan memperoleh pendanaan dan dukungan untuk memperkuat pengelolaan air bersih, limbah, sanitasi, pengembangan ekonomi, dan tenaga kerja. Salah satu fokusnya adalah mengatasi permasalahan limbah plastik berbahaya, khususnya popok sekali pakai yang mencemari sungai sekaligus membebani TPA.Â
- Pemkot Surabaya
- popok dewasa
- Pembalut Wanita
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Delapan Terduga Penambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman Barat
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Balita, Bumil, hingga Siswa SMA di Kalteng
-
Sekolah Garuda Sigi Dibangun di Atas Lahan 10 Hektare
-
Pemkot Surabaya Batasi Penjualan Minuman dan Makanan Kekinian Tinggi Garam dan Gula di Kantin Sekolah
-
Pengerukan Sungai Guring untuk Antisipasi Banjir oleh Pemkot Banjarmasin
-
Jakarta Light Festival 2026: Semarak Imlek dan Instalasi Cahaya di Bundaran HI
-
32 Orang Tewas dalam Insiden Derek Ambruk Menimpa Kereta di Thailand
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.