Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ajang Gelar Pertanian Probolinggo 2025: Produk Tani Unggulan Dipamerkan

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ajang Gelar Pertanian Probolinggo 2025: Produk Tani Unggulan Dipamerkan Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari meninjau sekaligus berbelanja di stan gapoktan dalam kegiatan Gelar Pertanian Kota Probolinggo di Lapangan Yon Zipur 10, Probolinggo, Jatim, Selasa (19/8/2025).

Ajang Gelar Pertanian Kota Probolinggo memamerkan berbagai produk unggulan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Lapangan Yon Zipur 10, Kelurahan Sukabumi, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Selasa.

Acara yang diprakarsai Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Krida Pertanian ke-53 di kota setempat yang digelar selama dua hari pada 19-20 Agustus 2025.

"Berbagai produk ditampilkan dalam pameran tersebut, di antaranya beras organik, sayuran segar, bibit tanaman, aneka minuman dan makanan ringan, pupuk organik cair, hingga kompos untuk tanaman," kata Kepala DKPPP Kota Probolinggo Aries Santoso di Probolinggo, Jatim, Selasa.

Ia mengatakan bahwa melalui gelar produk itu dapat mendukung keterampilan para petani untuk menghasilkan produk inovatif yang berdaya saing.

"Mendorong inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan produk daerah yang bernilai tambah dan berdaya saing," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan itu juga membekali pelaku usaha dengan strategi pemasaran yang adaptif baik konvensional maupun digital sehingga produk unggulan daerah mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

Sementara, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari meninjau sekaligus berbelanja di stan gapoktan dari masing-masing kecamatan di antaranya Gapoktan Al Barokah dari Kecamatan Kanigaran, Gapoktan Permata Indah dari Kecamatan Kedopok, Gapoktan Sido Muncul dari Kecamatan Mayangan, Gapoktan Wono Asih dari Kecamatan Wonoasih serta Gapoktan Demang Jaya dari Kecamatan Kademangan.

Ina pun tampak membuka diskusi dengan para petani dari gapoktan dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang bersedia memaparkan capaian hasil pertanian dari kelompoknya.

"Saya berpesan agar para petani terus memajukan pertanian lokal di tengah gempuran produk global yang semakin ketat," katanya.

Menurutnya, saat ini memang tidak mudah dengan persaingan global dan produk impor, tetapi jangan sampai kalah dengan produk luar negeri.

Salah seorang petani dari Gapoktan di Kecamatan Kanigaran, Akbar berkesempatan untuk mempromosikan produk unggulan kelompok taninya yakni berupa beras organik.

"Jadi, 80 persen produksi kami sudah organik, mulai dari sarana produksi pertaniannya, pupuk, dan pestisidanya sudah tidak menggunakan yang anorganik," katanya.

Selain gelar produk, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda antara lain pameran bonsai, pameran anggur tabulampot, gerakan pangan murah, lomba olahan hasil pekarangan, lomba pekarangan pangan lestari, lomba mural, serta lomba petani teladan.

Tidak hanya itu, juga digelar pelatihan penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran produk unggulan daerah yang disampaikan oleh perwakilan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur Kementerian Pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.