Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Refleksi 2 Proyek Besar dari Laga Pembuka di Old Trafford

📅 Senin, 18 Agu 2025, 19:46 WIB | Oleh:
Refleksi 2 Proyek Besar dari Laga Pembuka di Old Trafford Doc: premierleague.com
Ket. Bek Arsenal Riccardo Calafiori (kiri) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Manchester United pada pekan pertama Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (17/8).

JAKARTA - Arsenal memulai kampanye Liga Premier Inggris 2025/2026 dengan kemenangan tipis tapi krusial atas Manchester United di Old Trafford, Minggu (17/8) malam waktu setempat.

Gol semata wayang dari Riccardo Calafiori di menit ke-13 menjadi penentu hasil akhir laga yang sarat tensi ini, sekaligus memperlihatkan dua narasi besar dari kedua kubu: kedalaman skuad The Gunners yang makin solid dan krisis identitas yang belum sepenuhnya usai di kubu Setan Merah.

Kesalahan Altay Bayindir saat mengantisipasi sepak pojok Declan Rice berujung fatal. Ia keluar dari sarangnya tapi hanya bisa menepis bola yang tak sempurna, dan langsung disambut Calafiori dengan sundulan mudah di depan gawang kosong. Ini bukan pertama kalinya momen blunder di bawah mistar gawang United. Itu adalah representasi dari problema lama Manchester United, yaitu kerentanan di bawah mistar.

United sejatinya bermain cukup dominan di beberapa fase pertandingan. Formasi 3-4-3 racikan Ruben Amorim cukup cair dengan peran aktif dari Diogo Dalot dan Patrick Dorgu di kedua sisi sayap. Matheus Cunha tampil agresif, Bryan Mbeumo sering merepotkan pertahanan Arsenal di lini depan, dan Bruno Fernandes dengan Casemiro sanggup mengimbangi Rice dan Martin Odegaard di lini tengah.

Namun, di sepak bola, dominasi tak selalu berujung kemenangan. Ketika sebuah kesalahan menjadi pembeda, sorotan pun mengarah ke Bayindir dan problem lama di pos penjaga gawang United.

Bayindir diberikan kepercayaan karena Andre Onana baru pulih dari cedera dan belum bugar 100 persen. Onana pun baru menjalani masa latihan selama satu minggu, tanpa berpartisipasi sekalipun dalam laga pramusim.

Namun, penampilan Bayindir tak menjawab keraguan. Ini bukan kali pertama United disulitkan oleh performa kiper mereka, dan hasil ini bisa menjadi titik balik dalam keputusan transfer menjelang penutupan bursa. Kendatipun demikian , Amorim menegaskan dia senang dengan ketiga kipernya saat ini.

Meski sebelumnya menolak spekulasi tentang Gianluigi Donnarumma dan gagal merekrut Emiliano Martínez, tekanan kritik kini makin besar. Jika performa Bayindir terus meragukan dan kualitas Onana juga tidak berbeda dengan musim lalu, beberapa pengamat sepak bola menilai United harus memutar haluan dan meninjau ulang prioritas transfer mereka yang semula berfokus pada sektor gelandang.

Arsenal tak dominan, tapi efisien. Mereka tidak tampil seperti saat bertamu ke Old Trafford pada musim lalu. Saat itu Arsenal mudah melakukan serangan dari berbagai arah.

Viktor Gyokeres yang diharapkan jadi juru gedor baru setelah diboyong seharga 73 juta euro dari Sporting CP, belum menunjukkan tajinya. Ia hanya mencatat 21 sentuhan dan gagal melepaskan satu pun tembakan, bahkan sempat tergelincir saat mendapat peluang emas di awal babak kedua.

Namun, kemenangan tetap diraih. Arsenal kini juga memiliki kedalaman skuad yang lebih layak untuk bersaing merebut gelar. Kai Havertz, Jurrien Timber, Mikel Merino, hingga Noni Madueke memberi Arteta keleluasaan untuk melakukan rotasi tanpa kehilangan intensitas permainan. Calafiori sendiri awalnya diproyeksikan sebagai pelapis, namun dalam dua kunjungannya ke kota Manchester, ia kini telah mencetak dua gol krusial, satu ke gawang City tahun lalu, dan kini ke gawang United.

Amorim dan janji perubahan

Meski kalah, Amorim menunjukkan ada perbaikan dalam performa timnya dibanding musim lalu. Sistem 3-4-3 yang dikukuhkan oleh tekad Amorim untuk tidak diubah, kini mulai berjalan sesuai harapan. Pressing lebih terorganisir, dan penguasaan bola lebih tenang. Masuknya Benjamin Sesko di akhir laga menyiratkan potensinya, walau tetap gagal membobol gawang David Raya.

Namun dalam laga sebesar ini, detail kecil menjadi penentu. Ketika Bayindir gagal menguasai area kotak penalti, Arsenal tak menyia-nyiakan peluang. Skuad Amorim tentu tak puas dengan hasil ini. Namun para penggemar kini bisa melihat satu hal penting dari laga ini, yakni Manchester United yang kini lebih solid, dan tinggal menunggu hasil positif sebagai validasi atas proses yang sedang berjalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.