Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Padang Pariaman Gelar Festival Tani Nagari

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 15:29 WIB | Oleh:
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Padang Pariaman Gelar Festival Tani Nagari Doc: ANTARA
Ket. Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (baju putih) bersama Ir Djoni melakukan penanaman padi sawah pokok murah di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (16/8/2025).

PADANG PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan instansi lainnya mengadakan Festival Tani Nagari dalam rangka penguatan program ketahanan pangan nasional.

"Selain memperkuat perekonomian petani lokal, Festival Tani Nagari ini juga untuk menyokong program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden," kata Bupati Padang Pariaman, Provinsi Sumbar, John Kenedy Azis di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu.

Festival Tani Nagari merupakan salah satu dari 100 festival yang bakal diselenggarakan pemerintah setempat dalam rangka mempromosikan berbagai potensi daerah, mulai dari kebudayaan, kuliner, sektor pertanian, pariwisata, hingga kesenian.

Menurut dia, Festival Tani Nagari 2025 sama sekali tidak menggunakan biaya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari mitra kerja sama, salah satunya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Secara umum, ujar John, festival tani merupakan implementasi langsung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya program ketahanan pangan. Dalam rangkaian itu, pemerintah daerah bersama petani lokal juga melakukan tanam perdana sawah pokok murah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sawah pokok murah merupakan sebuah metode penanaman padi tradisional dengan mengusung konsep sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Bibit padi ditanam langsung di atas tumpukan jerami yang berfungsi sebagai media utama.

Selain itu, para petani tidak menggunakan pestisida untuk menyuburkan tanaman padinya.

John mengatakan, untuk jangka panjang pemerintah daerah membuka peluang penerapan metode sawah pokok murah di semua kecamatan. Namun untuk penerapannya tetap dikembalikan kepada minat masing-masing petani apakah bersedia menggunakan metode itu atau tidak.

"Jadi, tergantung petani kita apakah mereka menggunakan metode sawah pokok murah atau dengan cara lainnya," ujar eks anggota DPR RI tersebut.

Sementara itu penggagas sawah pokok murah, Ir Djoni mengatakan lahirnya gagasan metode tersebut karena melihat banyak petani di Sumbar belum "merdeka" seutuhnya. Petani masih bergantung dengan pupuk atau solar untuk menjalankan traktor.

Pada 1984 ia menyaksikan langsung bagaimana petani di Kabupaten Padang Pariaman begitu masif menggunakan racun untuk menanam padi. Bahkan hingga kini penggunaan pestisida masih marak digunakan petani.

"Atas keresahan itu, saya berharap kita bisa mencanangkan sawah pokok murah ini bagi petani," kata eks Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.