PSG Memulai Misi Pertahankan Gelar Ligue 1
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 07:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PARIS, PRANCIS — Paris Saint-Germain memulai langkah mempertahankan gelar Ligue 1 akhir pekan ini dengan status juara Eropa, di tengah jadwal pramusim yang terpangkas drastis. Musim ini juga menandai kembalinya Paul Pogba ke tanah kelahiran, serta hadirnya Paris FC yang siap meramaikan persaingan di ibu kota Prancis.
PSG menjadi juara Liga Champions Mei lalu setelah menundukkan Inter Milan, menjadi klub Prancis pertama yang mengangkat trofi itu sejak Marseille pada tahun 1993. Kesuksesan itu disusul trofi Piala Super Eropa, Rabu (13/8), usai menaklukkan Tottenham lewat adu penalti setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Prestasi tersebut kian istimewa mengingat pasukan Luis Enrique hanya memiliki waktu sepekan berlatih sebelum musim dimulai dan tanpa laga uji coba. Mereka baru saja menjalani musim melelahkan dengan 65 pertandingan, termasuk final Piala Dunia Antarklub di AS yang berakhir kekalahan 0-3 dari Chelsea pada tanggal 13 Juli.
“Musim lalu kami mencapai target seluruh pendukung dan klub. Kini, kami ingin terus menulis sejarah, memenangkan Liga Champions secara beruntun. Itu impian kami,” ujar Enrique. Prioritas Eropa tak berarti PSG melupakan ambisi meraih gelar liga ke-12 dalam 14 musim terakhir.
Musim panas ini PSG merekrut kiper Lucas Chevalier dari Lille sebagai pengganti Gianluigi Donnarumma, serta bek tengah Ukraina Illia Zabarnyi dari Bournemouth.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ligue 1 masih dibayangi krisis finansial akibat gagalnya menemukan mitra siaran domestik yang mau membayar sesuai harapan. Kesepakatan murah dengan DAZN dibatalkan, dan liga memilih meluncurkan platform streaming sendiri. Namun, tanpa pemasukan TV yang pasti, klub-klub di luar PSG kesulitan bersaing.
Lyon bahkan sempat terancam degradasi administratif ke Ligue 2 oleh badan pengawas keuangan, sebelum memenangkan banding. Meski bertahan di Ligue 1, mereka diwajibkan memangkas gaji dan anggaran transfer. Rayan Cherki, Alexandre Lacazette, dan kiper Lucas Perri menjadi deretan pemain yang hengkang.
Marseille dan Monaco yang musim lalu melengkapi tiga besar diprediksi kembali menjadi penantang utama PSG. Monaco mengejutkan dengan mengikat Pogba dalam kontrak dua tahun, memberi peluang bagi gelandang 32 tahun itu untuk menghidupkan lagi karirnya usai cedera panjang dan skorsing doping 18 bulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Langkah berikutnya adalah membentuk tim yang lebih kuat secara mental, yang yakin bisa melangkah jauh di Liga Champions dan menantang PSG,” ujar CEO Monaco, Thiago Scuro. Pogba, yang meninggalkan Le Havre menuju Manchester United saat remaja, belum pernah bermain di Ligue 1.
Musim ini juga menandai kembalinya derby Paris setelah Paris FC promosi ke Ligue 1 untuk pertama kalinya sejak 1990. Ambisi mereka semakin besar sejak diambil alih keluarga Arnault, salah satu yang terkaya di dunia.
Markas mereka, Stade Jean-Bouin, hanya sepelemparan batu dari Parc des Princes milik PSG. Meski telah berinvestasi besar di bursa transfer, presiden Paris FC Pierre Ferracci realistis. “Semua menantikan derby, tapi kami tahu jaraknya masih sangat jauh. Mereka berada di planet yang berbeda,” ujarnya.
Dengan PSG yang masih superior, Lyon yang belum pulih, Monaco dan Marseille yang mengintai, serta Paris FC yang berambisi, Ligue 1 musim ini menjanjikan drama dari papan atas hingga bawah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!