Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Beri Instruksi Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Lebih Teliti

Pakar transportasi dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Malang, Achmad Wicaksono, mengatakan, dengan skala proyek yang cukup besar, Pemerintah harus lebih teliti menghitung dalam mewujudkan proyek Kereta Cepat Jakarta - Surabaya, agar tidak sampai salah perhitungan seperti pembangunan KA Cepat Jakarta - Bandung.

“Kalau sampai profit sepertinya butuh waktu 10 tahun bahkan mungkin lebih. Untuk biayannya bisa dibandingkan dengan proyek KA Cepat Jakarta - Bandung, per kilometer berapa, lalu dikalikan dengan selisih jaraknya. Namun yang pasti pemerintah perlu lebih hati- hati dalam menentukan rute KA cepat.

“Selain pembebasan lahan, tentu ada biaya konstruksi karena melewati sebagian gunung di wilayah Tasikmalaya, namun sesudah itu relatif datar dan bisa saja dibuat paralel dengan KA reguler,” katanya.

Untuk pemilihan jalur, mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Bangkok itu cenderung lebih condong pada jalur Selatan yang akan melewati Yogyakarta dan Solo karena lebih prospektif.

“Kalau jalurnya saya setuju jalur selatan lewat Yogyakarta dan Solo karena kita perlu melihat demand penumpangnya. Memang sebaiknya lebih cepat lebih baik (proyek ini), karena untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkas Achmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

42 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.