Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolaborasi Apik, UGM-Pemkab Jepara Kembangkan Wisata dan Budaya Berbasis Teknologi

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaborasi Apik, UGM-Pemkab Jepara Kembangkan Wisata dan Budaya Berbasis Teknologi Doc: Pemkab Jepara
Ket. Tim Penelitian GEOLIVE UGM dalam audiensi dengan Pemkab Jepara terkait rencana pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat (PkM) tahun 2026 di Ruang Kerja Bupati Jepara, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).

JEPARA - Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Tim Penelitian GEOLIVE berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dalam pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian budaya berbasis teknologi.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah berbasis teknologi, budaya dan keberlanjutan," kata Perwakilan Tim Penelitian GEOLIVE UGM, Prof Tarcicius Yoyok Wahyu Subroto di Jepara, Sabtu.

Rencana kolaborasi tersebut disampaikan kepada Pemkab Jepara dengan beraudiensi langsung terkait rencana pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) tahun 2026 di Ruang Kerja Bupati, Jumat (8/5). Pemkab Jepara diwakili Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo.

Yoyok mengungkapkan kolaborasi dengan Pemkab Jepara ini juga bagian dari komitmen untuk melanjutkan kerja sama yang terjalin sejak 2025. Fokus kolaborasi diarahkan pada pengembangan wilayah berbasis pendekatan geospasial, inovasi teknologi, perencanaan lanskap, serta pelestarian budaya lokal.

GEOLIVE merupakan kelompok penelitian multidisiplin di bawah Fakultas Teknik UGM yang bergerak di bidang pengembangan geospasial, rekayasa infrastruktur, dan inovasi teknologi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ia menjelaskan pada program PkM 2026, pihaknya akan menjalankan dua program strategis untuk mendukung sektor pariwisata dan pelestarian budaya di Kabupaten Jepara.

Program pertama berupa penyusunan rencana induk pengembangan objek daya tarik wisata kawasan Pantai Bandengan, dirancang menjadi destinasi wisata terpadu berbasis alam, budaya, dan wisata bahari petualangan.

Dokumen perencanaan akan disusun melalui pendekatan ilmiah dan spasial yang mencakup analisis potensi kawasan, daya dukung lingkungan, konektivitas infrastruktur, hingga skenario pengembangan wisata berkelanjutan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tim GEOLIVE juga akan menerapkan analisis geospasial, pemodelan lanskap, serta integrasi konsep eco-tourism dan coastal tourism planning guna meningkatkan daya saing pantai Bandengan sebagai destinasi unggulan di Jepara.

Sementara itu, program kedua difokuskan pada pengembangan model tiga dimensi interaktif Museum R.A. Kartini Kabupaten Jepara sebagai platform digitalisasi warisan budaya berbasis teknologi.

Ketua Tim GEOLIVE, Bilal Ma’ruf mengatakan pemanfaatan teknologi pemodelan tiga dimensi, visualisasi interaktif, dan digital twin diharapkan mampu menghadirkan representasi aset budaya secara lebih modern dan komprehensif.

"Selain menjadi media edukasi dan promosi wisata, platform digital tersebut juga diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya Jepara," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Jepara Ary Bachtiar menyampaikan pemerintah daerah juga tengah menyiapkan penataan kembali Museum Kartini agar menyerupai kediaman asli R.A. Kartini.

Penataan tersebut, kata dia, mencakup pengembalian fungsi sejumlah area, seperti tempat membatik dan lapangan tenis sebagaimana kondisi pada masa lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.