Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemkomdigi Siapkan Peta Jalan untuk Percepat Penguasaan AI

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi Siapkan Peta Jalan untuk Percepat Penguasaan AI Doc: Antara
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan sambutan pada pembukaan Komdigi Karnaval 2025 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Kamis (14/8).

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sudah menyiapkan peta jalan untuk mempercepat penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta, Jumat (15/8), menyampaikan bahwa strategi untuk mempercepat penguasaan teknologi AI dimulai dari pencetakan talenta digital.

"Strategi ini dimulai dengan pencetakan talenta digital melalui program pelatihan berskala nasional, kerja sama dengan perguruan tinggi, serta kolaborasi dengan perusahaan teknologi global untuk mentransfer pengetahuan dan keahlian," kata Meutya.

Pemerintah menargetkan upaya-upaya tersebut dapat melahirkan talenta-talenta digital di bidang AI yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga menghasilkan inovasi.

"Dengan strategi ini, Indonesia diharapkan dapat melompat dari sekadar pengguna menjadi produsen teknologi, memperkuat kedaulatan digital, dan memastikan posisi yang terhormat di panggung ekonomi digital internasional," kata Meutya.

Selain menyiapkan talenta, pemerintah akan memperkuat infrastruktur digital untuk mendukung pengembangan AI serta mendorong percepatan adopsi AI dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan industri strategis.

"Infrastruktur ini menjadi fondasi penting untuk riset, pengembangan, dan implementasi AI di berbagai sektor," kata Meutya.

Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR 2025 menjelang hari ulang tahun ke-80 RI menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi, termasuk AI, dalam upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Presiden mengatakan bahwa penguasaan teknologi penting dalam upaya untuk mewujudkan kedaulatan digital dan kemajuan ekonomi Indonesia di era persaingan global yang semakin ketat.

"Kita harus menguasai AI, untuk itu kita perlu mencetak talenta-talenta hebat dan meningkatkan kualitas pendidikan kita," katanya di Gedung MPR/DPR RI Jakarta pada Jumat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.