Gubernur BI: Rupiah Bukan Sekadar Uang, Tapi Harga Diri Bangsa
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Bank Indonesia
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan rupiah bukan sekadar alat transaksi, melainkan simbol kedaulatan yang lahir dari perjuangan para pahlawan bangsa.
Di balik setiap lembar rupiah tersimpan nilai sejarah, darah, dan pengorbanan yang menjadikannya identitas sekaligus harga diri Indonesia di mata dunia.
Perry mengingatkan, menjaga kekuatan rupiah berarti menjaga martabat negara. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk menghormati dan menggunakannya dengan bangga, bukan sekadar memandangnya dari sisi nominal.
Nilai rupiah yang stabil akan mencerminkan ketahanan ekonomi sekaligus kepercayaan global terhadap Indonesia.
Dengan nada yang menggugah, ia menyerukan agar seluruh elemen bangsa bahu-membahu menjaga rupiah dari gejolak, sebab di sanalah kedaulatan ekonomi berdiri kokoh—tak tergoyahkan oleh badai global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rupiah bukan sekadar uang, melainkan lambang kemerdekaan yang tak ternilai harganya.
“Kita harus menjaga bersama, menggunakannya dengan bangga, dan memahami perannya bagi perekonomian nasional,” kata Perry saat membuka Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2025, sebagaimana keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (15/8).
Gubernur BI juga menegaskan bahwa rupiah bukan hanya sekadar alat bayar, tetapi juga identitas bangsa dan jendela untuk melihat kekayaan budaya serta sejarah Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Perry Warjiyo mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai rupiah dengan mengenali karakteristik dan desain rupiah, menumbuhkan kebanggaan terhadap rupiah dengan menggunakan rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia, serta meningkatkan pemahaman terhadap rupiah terkait perannya dalam peredaran uang.
Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas sinergi, kontribusi, dan kolaborasi seluruh mitra kerja Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) BI dalam rangka memastikan tersedianya uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya di seluruh wilayah Indonesia.
Selanjutnya, Deputi Gubernur BI itu juga melakukan kick off Sinergi Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang menjadi langkah bank sentral untuk memperluas literasi masyarakat akan rupiah melalui kerja sama dengan berbagai mitra kerja.
Mitra ini, antara lain Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), Perpustakaan Nasional RI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Asosiasi Psikolog Pendidikan Indonesia (APPI).
BI bersama mitra-mitra tersebut memperluas jangkauan edukasi CBP Rupiah serta mempercepat jumlah tenaga edukator eksternal dalam struktur pendidikan nasional, sehingga pemahaman tentang rupiah dapat ditanamkan sejak dini.
Adapun perhelatan FERBI 2025 berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada 15-17 Agustus 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!