Ilmuwan AS Gunakan AI untuk Merancang Antibiotik Baru Melawan Gonore dan Bakteri Super MRSA
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 15:02 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Newsweek
Dua antibiotik telah diciptakan untuk membunuh gonore dan bakteri yang resistan terhadap obat MRSA dengan bantuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Mengutip Sky News, para peneliti dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) merancang obat tersebut atom demi atom dengan bantuan AI dan membunuh bakteri super dalam uji laboratorium dan hewan.
Kedua senyawa tersebut masih memerlukan penyempurnaan dan uji klinis selama bertahun-tahun sebelum dapat diresepkan.
Namun tim MIT mengatakan AI dapat memulai "zaman keemasan kedua" dalam penemuan antibiotik.
Tim MIT menggunakan algoritma AI generatif untuk merancang lebih dari 36 juta kemungkinan senyawa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah disaring secara komputasi untuk sifat antimikroba, kandidat teratas terbukti memiliki struktur yang berbeda dari antibiotik yang ada.
Mereka juga tampaknya bekerja dengan cara baru, dengan mengganggu membran sel bakteri.
Antibiotik membunuh bakteri, tetapi infeksi yang resistan terhadap pengobatan kini menyebabkan lebih dari satu juta kematian setiap tahunnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penggunaan antibiotik yang berlebihan telah membantu bakteri berevolusi untuk menghindari efek obat, dan telah terjadi kekurangan antibiotik baru selama beberapa dekade.
Para peneliti sebelumnya telah menggunakan AI untuk meneliti ribuan bahan kimia yang dikenal dalam upaya mengidentifikasi bahan kimia yang berpotensi menjadi antibiotik baru.
Kini, tim MIT telah melangkah lebih jauh dengan menggunakan AI generatif untuk merancang antibiotik pertama-tama untuk infeksi menular seksual gonore dan untuk MRSA (methicillin-resistant Staphylococcus aureus) yang berpotensi mematikan.
Dua senyawa yang ditemukan efektif melawan gonore dan infeksi MRSA, yaitu NG1 dan DN1.
Setelah diproduksi, desain terdepan diuji pada bakteri di laboratorium dan pada tikus yang terinfeksi, menghasilkan dua obat potensial baru.
Sebuah organisasi nirlaba kini tengah berupaya memodifikasi senyawa tersebut agar sesuai untuk pengujian lebih lanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!