Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Merah Putih, Senjata Rakyat Raih Mandiri Finansial

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Merah Putih, Senjata Rakyat Raih Mandiri Finansial Doc: ANTARA FOTO/ Mega Tokan
Ket. Penjual merapikan beras yang dijual di Koperasi Desa Merah Putih Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa kemerdekaan ekonomi masyarakat dapat diwujudkan melalui penguatan basis usaha lokal, salah satunya lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Program ini dirancang untuk memperkuat peran koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, yang tidak hanya menyediakan akses permodalan dan distribusi barang, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan warga agar mampu mandiri secara finansial.

Dengan model berbasis komunitas, KDMP diharapkan menciptakan sirkulasi ekonomi yang sehat, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, dan memperkokoh kedaulatan ekonomi dari akar rumput.

“Tantangan terbesar UMKM saat ini adalah beroperasi dalam skala serba terbatas sehingga biaya produksi tinggi, produktivitas rendah, dan akses ke pasar maupun pembiayaan menjadi terbatas,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (14/8).

“Koperasi adalah pilihan paling rasional untuk mengatasi ini, dengan berhimpun dalam KDMP, UMKM mendapatkan kepastian pasar, pasokan bahan baku, dan peluang untuk tumbuh pesat,” ujar dia.

Menurut Riza, KDMP memiliki fungsi sebagai agregator dalam menghimpun kekuatan para pengusaha UMKM agar mampu memenuhi skala ekonomi yang dibutuhkan untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

Melalui koperasi, lanjutnya, UMKM yang selama ini berjalan sendiri-sendiri dapat membentuk klaster usaha yang terorganisir, mengakses pembiayaan dengan lebih mudah, memperoleh bahan baku dengan harga efisien, memperluas jaringan pemasaran, dan terbuka untuk mendapatkan akses inovasi teknologi serta kemitraan.

UMKM dan koperasi bukanlah dua entitas yang saling bersaing atau berhadap-hadapan, melainkan bagian dari satu ekosistem yang saling menguatkan, kata Riza, menegaskan.

Melalui model itu, UMKM dapat menghimpun volume produksi dalam jumlah memadai, menurunkan biaya operasional, dan mendapatkan standar mutu yang konsisten.

Selain itu, KDMP juga memiliki potensi besar untuk mengangkat produk-produk unggulan daerah, mulai dari komoditas pertanian seperti cabai, nilam, dan bambu, hingga produk perikanan dan kerajinan lokal.

“Semua dapat diintegrasikan dalam sistem koperasi untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas,” ujar dia.

Menurut Riza, langkah tersebut tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga membuka kesempatan bagi Indonesia untuk menghadirkan koperasi yang masuk ke dalam jajaran koperasi terbesar di dunia.

“Kita tidak hanya ingin besar dari sisi jumlah, tetapi juga ingin mendorong kualitas sebanyak-banyak koperasi semakin produktif dan membanggakan. KDMP bisa menjadi jalan untuk ini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

54 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.