Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin Pusip Jakbar Optimalkan Perpustakaan RPTRA untuk Warga

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 19:41 WIB | Oleh:
 Sudin Pusip Jakbar Optimalkan Perpustakaan RPTRA untuk Warga Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Sejumlah pelajar SD mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudis Pusip) Jakarta Barat menggelar perlombaan dalam peringatan Hari Anak Jakarta Membaca (Hanjaba) 2025, Selasa (12/8).

JAKARTA - Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Barat mengoptimalkan layanan perpustakaan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) untuk warga di wilayah tersebut.

Optimalisasi layanan itu dilakukan dengan memperbaharui koleksi buku serta pembinaan pengawas RPTRA terkait kerja kepustakaan.

"Tahun ini kan kita ada pengadaan 21 ribu eksemplar buku. Itu salah satunya untuk memperbaharui koleksi-koleksi di perpustakaan RPTRA," kata Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat, Ahmad Jazuri saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/8).

Pembaharuan koleksi buku-buku di RPTRA itu dilakukan untuk mengganti buku-buku yang rusak, tidak dikembalikan peminjam serta ketinggalan zaman.

"Jadi yang rusak, dipinjam tidak dikembalikan, terus ada yang secara topik memang sudah perlu diganti," kata Jazuri.

Selain itu, pihaknya secara berkala memanggil para pengawas RPTRA untuk memberikan pelatihan khusus kepustakaan.

"Sejauh ini kita melakukan pembinaan walaupun dengan keterbatasan jumlah koleksi. Setiap tahun kita masih mengundang, pengurus RPTRA untuk hadir. Kita update kemampuannya," tutur Jazuri.

Dengan memperbaharui koleksi buku serta peningkatan kemampuan pengelola, kata Jazuri, layanan yang diberikan lebih maksimal.

Hingga kini, kata dia, delapan dari 58 perpustakaan RPTRA di Jakarta Barat sudah terakreditasi.

Salah satu syarat agar sebuah perpustakaan RPTRA terakreditasi, yakni memiliki 1.000 judul buku. "Kalau terakreditasi kan harus punya 1.000 judul buku dulu. Itu yang sedang kita upayakan," kata Jazuri.

Selain itu, membuat sebuah perpustakaan RPTRA terakreditasi bukan hanya sekadar penambahan buku dan rak buku.

"Tapi juga akan ada fasilitas penunjang lain, terus pengelola administrasinya juga. Jadi butuh waktu memang," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.