Sadis! Dua Turis Malaysia Dibakar Hidup Hidup di Bangkok, Pelaku Mantan Petinju Ngamuk karena Frustrasi

Rabu, 13 Agu 2025, 16:45 WIB

JAKARTA - Bangkok diguncang peristiwa mengerikan yang membuat warga dan wisatawan terkejut. Dua turis asal Malaysia menjadi korban pembakaran brutal di Jalan Ratchadamri, kawasan ramai di ibu kota Thailand. 

Kejadian horor itu berlangsung pada Rabu malam (7/8/2025) sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Ket. Foto: Tersangka yang membakar dua turis Malaysia di Bangkok — Sumber: Tangkapan layar/Khaosod

Menurut laporan The Star, korban adalah Tuan Ong berumur 26 tahun dan Nyonya Gan berumur 27. Keduanya sedang duduk santai di tangga dekat sebuah pusat perbelanjaan ketika tiba-tiba seorang pria pengangguran, yang belakangan diketahui mantan petinju, menyerang mereka dari belakang. 

Pelaku menyiram tubuh korban dengan cairan thinner, lalu mengejar dan membakar mereka hidup-hidup.

Sontak, suasana berubah menjadi kepanikan. Kedua korban berusaha melarikan diri, namun api dengan cepat melahap tubuh mereka. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung bereaksi, mengejar pelaku, dan berhasil menangkapnya sebelum ia sempat kabur lebih jauh.

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Malaysia di Thailand, Bong Yik Jui, langsung turun tangan mengunjungi korban di rumah sakit. Ia memastikan kondisi keduanya kritis namun stabil. 

Tuan Ong kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Kepolisian dengan luka bakar tingkat dua di bagian atas tubuh, depan dan belakang. Sedangkan Nyonya Gan dirawat di Rumah Sakit King Chulalongkorn Memorial dengan luka bakar tingkat dua seluas 36 persen tubuhnya.

“Luka mereka serius, tapi tidak mengancam jiwa. Keduanya sadar,” jelas Bong kepada Bernama, seraya menambahkan bahwa pihak kedutaan telah menghubungi keluarga korban di Malaysia untuk memberi kabar.

Kepala Polisi Lumpini, Kolonel Yingyos Suwanno, menyebut pelaku berusia 30 tahun berasal dari Provinsi Sa Kaeo. Dari hasil pemeriksaan awal, serangan dilakukan karena pelaku dilanda frustrasi akibat menganggur. 

Meski begitu, polisi masih mendalami kemungkinan motif lain di balik aksi nekat ini.

“Setelah kondisi korban membaik, kami akan mengambil keterangan langsung dari mereka,” tegas Kolonel Yingyos.

Saat ini, pelaku mendekam di Kantor Polisi Lumpini dan dijerat pasal berat terkait penyerangan dan percobaan pembunuhan. Insiden sadis ini menjadi peringatan keras bagi wisatawan di Bangkok bahwa bahaya bisa datang tiba-tiba, bahkan di lokasi yang ramai sekalipun.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.