De la Fuente Tetap Tenang Usai Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde, La Roja Yakin Mampu Bangkit
Selasa, 16 Jun 2026, 08:43 WIBATLANTA, AMERIKA SERIKAT â Pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol tidak berada dalam kepanikan setelah gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Juara Eropa itu hanya bermain imbang 0-0 melawan debutan Tanjung Verde di Atlanta, Selasa (16/6) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi kejutan awal di Grup H karena Spanyol yang berstatus salah satu kandidat kuat juara kesulitan menembus pertahanan tim yang secara peringkat berada jauh di bawah mereka.
Tanjung Verde menempati posisi 67 dunia, tetapi mampu membuat lini serang La Roja frustrasi sepanjang pertandingan. Spanyol bahkan gagal menciptakan banyak peluang berbahaya, terutama karena absennya kreativitas dari Lamine Yamal yang baru tampil sebagai pemain pengganti setelah pulih dari cedera.
âKami sepenuhnya tenang dan yakin masih ada perjalanan panjang. Bagi kami, masih ada tujuh pertandingan lagi,â kata De la Fuente. âKami hanya kekurangan kesegaran dan ketepatan.â
Hasil imbang tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol dalam pertandingan kompetitif menjadi 32 laga sejak Maret 2023. Namun performa kurang meyakinkan mengingatkan publik pada kegagalan Spanyol di dua Piala Dunia sebelumnya.
Pada Piala Dunia 2018 dan 2022, Spanyol tersingkir melalui adu penalti setelah mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan mencetak gol.
Masuknya Yamal pada babak kedua langsung memberikan energi baru bagi serangan Spanyol. Kehadirannya juga membangkitkan antusiasme hampir 70 ribu penonton yang memenuhi stadion.
Namun, Tanjung Verde langsung mengantisipasi ancaman pemain berusia 18 tahun itu dengan pengawalan ketat. Beberapa kali dua hingga tiga pemain lawan menutup ruang geraknya.
De la Fuente mengakui kehadiran Yamal dan Nico Williams akan menjadi faktor penting bagi perjalanan Spanyol di turnamen ini.
âMereka adalah dua pemain yang bisa mengubah pertandingan. Namun pemain yang tampil sejak awal juga memiliki kualitas dan memberikan hal berbeda,â ujarnya. âMereka akan memberi kami opsi baru dan tim ini akan terus berkembang.â
Menurut De la Fuente, Yamal tetap menunjukkan kualitasnya meski hanya mendapat menit bermain terbatas.
âBegitu masuk lapangan, Lamine menunjukkan kemampuan yang dia miliki. Dia langsung membuat lawan mengubah cara bermain, tetapi kami merasa waktu bermain tersebut adalah keputusan yang tepat.â
De la Fuente meminta timnya tetap berpegang pada filosofi permainan yang selama ini menjadi identitas Spanyol. âKami harus tetap percaya pada cara bermain kami dan mendapatkan kembali pemain-pemain penting yang akan memiliki peran besar seiring turnamen berjalan. Yang kami butuhkan adalah menemukan ritme dan sentuhan akhir yang menentukan dalam kompetisi seperti ini. Saya yakin kami akan mendapatkannya.â
Spanyol selanjutnya kembali bermain di Atlanta untuk menghadapi Arab Saudi pada hari Minggu, sebelum melawan Uruguay di Guadalajara.
Meski gagal menang di laga pertama, De la Fuente percaya perjalanan masih panjang. Bagi Spanyol, tantangan terbesar bukan soal kualitas, melainkan bagaimana mengubah dominasi permainan menjadi gol dan kemenangan.
- Timnas Spanyol
- Luis de la Fuente
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tingkatkan Perekonomian Warga, Dinas Kelautan Aceh Barat Kucurkan Rp588 Juta untuk Budi Daya Ikan Lele
-
Rumah Bedeng Warga Terbakar, Koster Tekankan Penanganan Humanis: Jangan Sampai Warga Makin Terpukul
-
Bukan Lagi Mimpi! Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS Mulai 2027
-
Kapolda Jambi Pantau Karhutla Muaro Jambi, 50 Hektare Lahan Gambut Terbakar
-
Abu Vulkanik Bisa Bahayakan Tubuh, Dicky Budiman Ungkap Cara Tepat Membersihkannya.
-
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara, Dampak Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau.
-
Kisah Inspiratif Anak Desa Aceh Timur, Berhasil Raih Beasiswa Kuliah di Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.