Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Sepekan ke Depan

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 08:52 WIB | Oleh:
BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Sepekan ke Depan Doc: BMKG

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi bencana hidrometeorologi dalam sepekan ke depan. Terutama, hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, hujan dengan intensitas ekstrem saat ini sudah melanda beberapa provinsi di Indonesia. Di antaranya Jakarta, Banten, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Papua Tengah, Jambi, Papua Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Guswanto menyebut, penyebab curah hujan ekstrem di tengah musim kemarau ini dipengaruhi oleh adanya Madden-Julian Oscillation (MJO). MJO adalah fenomena gelombang atau osilasi nonmusiman di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur dengan periode osilasi sekitar 30-60 hari.

Dikutip dari laman BMKG, Selasa (12/8), fenomena MJO sangat berpengaruh pada anomali curah hujan di wilayah yang dilaluinya. Selain itu, gelombang atmosfer hingga sirkulasi siklonik turut membuat peningkatan curah hujan.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani menambahkan, Indeks Dipole Mode saat ini bernilai negatif. Hal itu menandakan keberadaan aliran massa udara dari Samudra Hindia ke Indonesia.

Faktor tersebut menjadikan pertumbuhan awan hujan semakin masif. Kondisi ini menimbulkan hujan lebat yang disertai dengan petir atau kilat serta angin kencang.

Perkiraan hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang bisa terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya, hujan lebat disertai kilat/petir: 11-13 Agustus 2025 di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Hujan lebat dengan intensitas menurun: 14-16 Agustus 2025 di Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan. Angin kencang: 14-16 Agustus 2025 di Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan

Cuaca hujan seperti ini juga harus menjadi kewaspadaan bagi para wisatawan. BMKG mengimbau untuk berhati-hati jika ingin berkunjung ke Pantai Selatan Jawa dan Bali.

Hal ini mengingat di wilayah teraebut gelombang bisa jadi lebih tinggi dari biasanya. Terlebih, bagi para pelaut atau nelayan.

BMKG juga mengingatkan warga untuk terus memantau peringatan BMKG. Sebab, dikhawatirkan ada gelombang tinggi yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Begitu juga bagi aktivitas udara, di mana awan konvektif dan Cumulonimbus bisa mengganggu penerbangan. Meliputi, wilayah Sumatra, Banten, Jawa Barat, Selat Karimata, Laut Natuna, Kalimantan, Selat Makassar, dan Papua. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.