Review Kocak Film Animasi 'One for All'
Selasa, 12 Agu 2025, 20:38 WIBKoran-jakarta.com: Menyambut HUT RI ke-80, akan ditayangkan sebuah film animasi dengan judul One For All. Film ini kabarnya menghabiskan biaya produksi miliaran rupiah. Dalam unggahan Instagram resmi @merahputihoneforall bersama @movreview disebutkan bahwa biaya produksi animasi ini sebesar Rp 6,7 miliar. Meskipun dibuat dengan biaya mahal namun cuplikan trailer yang dirilis memperlihatkan animasi kaku dan minim detail, walhasil film inipun ramai-ramai dihujat warganet. Berikut Review Film Animasi "One for All": Sok Inggris, Cerita Ambradul, dan Logika yang Kabur!
c. Animasi & Detail yang Tidak Masuk Akal: Gudang Desa Tapi Ada Senapan M16? (lihat gambar)
Pas anak-anak nyari bendera, di dinding gudang ada senapan serbu M16!
Puncak Konyolnya: Ternyata bendera disandera pemburu!
e. Mahal Tapi Asal-Asalan
Film ini harganya miliaran, tapi hasilnya?Â
a. Konsistensi Bahasa
Film ini ngaku-ngaku bertema kebangsaan, tapi lihat aja judulnyaâ"One for All"âsok Inggris banget, kayak film superhero abal-abal, bahkan ada kritik dari Badan Pusat Bahasa.
b. Alur Cerita: Terlalu Biasa
Ceritanya simpel (baca: terlalu sederhana): di sebuah kampung, warga mau memperingati Hari Kemerdekaan. Eh, pas mau pasang bendera, ternyata benderanya hilang dari gudang. Lalu, Pak Lurah yang brilian ini menugaskan anak-anak untuk mencarinya.
Pertanyaannya:
Kenapa bendera disimpan di gudang? Bendera itu simbol negara, masa disimpen di rak terbuka didalam gudang, Pak Lurah ini seperti merendahkan bendera.
b. Alur Cerita: Terlalu Biasa
Ceritanya simpel (baca: terlalu sederhana): di sebuah kampung, warga mau memperingati Hari Kemerdekaan. Eh, pas mau pasang bendera, ternyata benderanya hilang dari gudang. Lalu, Pak Lurah yang brilian ini menugaskan anak-anak untuk mencarinya.
Pertanyaannya:
Kenapa bendera disimpan di gudang? Bendera itu simbol negara, masa disimpen di rak terbuka didalam gudang, Pak Lurah ini seperti merendahkan bendera.
c. Animasi & Detail yang Tidak Masuk Akal: Gudang Desa Tapi Ada Senapan M16? (lihat gambar)

(Lihat pojok kiri bawah; ada senapan disana)
Pas anak-anak nyari bendera, di dinding gudang ada senapan serbu M16!
Lah, ini desa atau markas kartel narkoba? Apa mereka kampung gerakan separatis?
d. Logika yang Diluar Nalar
Pak Lurah Menyuruh Anak-Anak Masuk Hutan untuk Cari Bendera
Alih-alih beli bendera baru di pasar (yang mereka lewati juga!), Pak Lurah malah nyuruh anak-anak masuk hutanâtempat yang jelas-jelas berbahaya.
Alih-alih beli bendera baru di pasar (yang mereka lewati juga!), Pak Lurah malah nyuruh anak-anak masuk hutanâtempat yang jelas-jelas berbahaya.
Kenapa tidak beli bendera baru saja?
Selain itu ada juga adegan-adegan berbahaya untuk anak, seperti :
- Ketemu ular raksasa
- Hampir hanyut di sungai
- Ada burung bersuara monyetÂ
- Ketemu ular raksasa
- Hampir hanyut di sungai
- Ada burung bersuara monyetÂ
Puncak Konyolnya: Ternyata bendera disandera pemburu!
Dan untuk mendapatkan bendera itu, syaratnya, anak-anak harus nangkap burung monyet itu dulu.
e. Mahal Tapi Asal-Asalan
Film ini harganya miliaran, tapi hasilnya?Â
Dan yang lebih parahnya lagi, film seperti ini akan tayang di Bioskop :)
Kesimpulan saya, film ini belum layak masuk bioskop, dan terlalu buruk untuk dilekatkan dengan event HUT RI ke -80.
Secara rating, film "one for all" mungkin cuma layak diberi rating: 3/10
Satu lagi, mengajarkan nasionalisme itu bagus tapi tidak sampai harus anti-logika seperti di film itu kan....
- Film Animasi
- HUT RI 80
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Winoto Wahyu
Berita Terkait:
-
Rano Karno harap kegiatan donor darah di Jakarta berkesinambungan
-
Legislator DKI Tolak Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD
-
Pasar Cipulir Terendam Banjir Usai Kali Pesanggrahan Meluap
-
Macet Mulai Lagi karena Sekolah Sudah Masuk. Hari Pertama Belajar di Bangka Tak Ada Masalah
-
Jamaah Haji Banten Dipastikan Lolos Pemeriksaan Kesehatan Ketat, Lansia Tetap Layak Berangkat
-
Status Waspada Cuaca di Kota Tangerang, BPBD Ingatkan Warga Siapkan Kebutuhan Pokok
-
Pemerintah Harus Kurangi Kebergantungan Impor Susu
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.