Lampaui Sejumlah Negara Maju, Indonesia Tempati Posisi 2 dalam Indeks Transparasi Belanja Pajak Dunia
Senin, 18 Mei 2026, 15:22 WIBJAKARTA - Indonesia menempati posisi teratas dari 116 negara dalam Global Tax Expenditures Transparency Index (GTETI). Indonesia melampaui sejumlah negara maju seperti Korea Selatan, Australia, Kanada, Jerman, Belanda, dan Prancis.
"Posisi Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten sejak indeks tersebut pertama kali diluncurkan pada tahun 2023. Saat itu, Indonesia di peringkat ke-15, tahun 2024 naik ke peringkat ke-2, hingga tahun ini unggul di posisi teratas," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, dalam pernyataan tertulisnya, Senin (18/5).
Menurut dia, dengan posisi sekarang, komitmen Indonesia terhadap transparansi pelaporan belanja perpajakan telah mendapat pengakuan internasional. "Kemenkeu berkomitmen memperkuat kualitas transparansi belanja perpajakan sebagai bagian penting dari tata kelola fiskal yang sehat dan akuntabel," ucap Deni.
Upaya tersebut akan dilakukan melalui penyempurnaan kualitas pelaporan, serta melakukan monitoring dan evaluasi atas pemanfaatan kebijakan insentif. Dengan demikian, belanja perpajakan semakin terukur dan memberikan manfaat optimal bagi perekonomian.
GTETI merupakan indeks komparatif pertama di dunia yang menilai praktik pelaporan insentif atau belanja perpajakan (tax expenditure) secara global. Indeks ini dibangun berdasarkan data Global Tax Expenditures Database (GTED).
Pemeringkatan terhadap negara-negara, kata Deni, berdasarkan keteraturan, kualitas, serta cakupan informasi laporan insentif perpajakan yang diterbitkan. Insentif pajak yang dilaporkan dalam TER harus mencerminkan keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat dan UMKM da mendukung iklim investasi.
Di Indonesia, rumah tangga dan UMKM menerima manfaat lebih dari 70 persen keseluruhan belanja perpajakan. Jumlahnya mencapai Rp389 triliun pada tahun 2025.
"Insentif tersebut diberikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok. Seperti bahan makanan dan tempat tinggal, meringankan biaya pendidikan, kesehatan dan transportasi," ujar Deni
Insentif tersebut, lanjutnya, juga turut mendukung penciptaan lapangan kerja di masyakarat. Hal ini membuat kehidupan rakyat semakin berkualitas. ils/I-1
- Kementerian Keuangan
- Indeks Transparasi Belanja Pajak
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Inovasi XCMG Forklift Perkuat Upaya Menuju Nol Emisi
-
Pelestarian Budaya dan Pengembangan Kreatifitas dengan Memanfaatkan Gedung Lama di Kota Tua
-
Fokus pada Core Business, TelkomMetra Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health
-
Garuda Diharapkan Juara Grup A
-
Bank Mandiri Raih 4 Penghargaan SBSN 2025, Dominasi Pasar Syariah Makin Kuat
-
Dapat PR, Sekolah Rakyat Ponorogo Tetap Pantau Siswa Selama Libur Nataru
-
FKUB Karawang Kampanyekan Kerukunan Umat Beragama Sambut Tahun Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.