Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Ancam Balasan atas Latihan Militer AS-Korsel

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Ancam Balasan atas Latihan Militer AS-Korsel Doc: AFP/South Korean Defence Ministry
Ket. Tentara Korsel saat mengikuti latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield di Jangseong pada Agustus 2023 lalu. Pada Senin (11/8), Korut mengancam akan mengambil tindakan balasan jika terjadi provokasi dari latihan militer gabungan Korsel dan AS.

SEOUL - Korea Utara (Korut) akan bereaksi dengan tindakan balasan yang tegas jika terjadi provokasi dari latihan militer gabungan yang akan datang antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Ancaman itu diungkapkan oleh kepala pertahanan Korut pada Senin (11/8) dalam sebuah laporan media pemerintah.

Peringatan itu muncul saat Seoul dan Washington DC bersiap melaksanakan latihan tahunan Ulchi Freedom Shield, yang ditujukan untuk membendung Korut, dari 18 hingga 28 Agustus. Pyongyang kerap berang dengan latihan militer tahunan AS-Korsel itu dan menganggapnya sebagai latihan untuk invasi.

"Angkatan bersenjata Korut akan menghadapi latihan perang AS dan Korsel dengan sikap penanggulangan yang menyeluruh dan tegas pada tingkat hak untuk membela diri," kata Kepala Pertahanan Korut, No Kwang-chol, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita KCNA.

Seoul dan Pyongyang baru-baru ini tampaknya menuju ke arah pencairan hubungan, dengan kedua belah pihak menyingkirkan pengeras suara propaganda di sepanjang perbatasan, setelah Presiden Lee Jae-myung berusaha meredakan ketegangan dengan Pyongyang.

Hubungan antara kedua Korea telah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan mantan Presiden Yoon Suk-yeol, dengan Seoul mengambil sikap keras terhadap Pyongyang, yang semakin dekat dengan Moskwa setelah invasi Russia ke Ukraina.

Lee telah mengambil pendekatan berbeda dalam menangani Korut sejak pemilihannya pada bulan Juni lalu, termasuk meminta kelompok sipil untuk berhenti mengirim selebaran propaganda melintasi perbatasan dengan balon.

Sementara itu saat ini AS menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel dan kedua negara itu secara rutin menggelar latihan gabungan yang mereka gambarkan bersifat defensif. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.