Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia dan Peru Sepakat Memperluas Akses Pasar Perdagangan

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Indonesia dan Peru Sepakat Memperluas Akses Pasar Perdagangan Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Presiden Prabowo menerima kunjungan Presiden Republik Peru - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra (kanan) melambaikan tangan ke arah para siswa sekolah saat pemeriksaan pasukan di Istana Merdeka.

JAKARTA - Indonesia dan Peru pada hari Senin (11/8), menandatangani perjanjian perdagangan di Jakarta. Dengan perjanjian tersebut, Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara akan melakukan terobosan ke pasar Amerika Selatan.

Kesepakatan itu mencuat setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump baru-baru ini mengenakan tarif sebesar 19 persen pada impor dari Indonesia berdasarkan pakta baru.

Presiden RI, Prabowo Subianto saat bertemu dengan Presiden Peru, Dina Boluarte di Istana Merdeka Jakarta, Senin (11/8) mengatakan penandatanganan pakta perdagangan, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA), akan memperdalam hubungan antara kedua negara setelah mengunjungi Ibukota Peru, Lima pada tahun lalu.

“Perjanjian ini akan memperluas akses pasar dan mendorong aktivitas perdagangan kedua negara,” kata Prabowo.

“Biasanya, kesepakatan ini memakan waktu bertahun-tahun, tetapi Indonesia dan Peru berhasil menyelesaikan kesepakatan ini dalam waktu 14 bulan,” kata Prabowo.

Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk pertahanan, narkotika, ketahanan pangan, energi, perikanan dan pertambangan.

Menurut data kementerian perdagangan pada tahun 2024, ekspor Indonesia ke Peru bernilai 329,4 juta dollar AS sementara ekspor Peru ke Indonesia sebesar 149,6 juta dollar AS.

Kedatangan Boluarte merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo melakukan perjalanan ke Peru pada bulan November untuk menghadiri KTT APEC (.Asia-Pacific Economic Cooperation).

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso dalam kesempatan itu mengatakan, sebelum kunjungan kenegaraan Boluarte, sudah ada kesepakatan ekonomi yang memungkinkan barang-barang Indonesia memasuki pasar di Amerika Tengah dan Selatan.

Mitra Penting

Presiden Peru, Dina Boluarte menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra penting bagi negaranya di kawasan Asia Tenggara, sekaligus salah satu negara dengan ekonomi yang berkembang paling dinamis di Asia.

Boluarte pada kesempatan itu mengapresiasi atas kemajuan hubungan bilateral kedua negara yang kini berada pada titik paling aktif dalam lima dekade terakhir.

“Indonesia bukan hanya negara berpenduduk terbesar keempat di dunia, tetapi juga negara demokrasi Muslim terbesar di dunia. Lima dekade persahabatan, kerja sama, dan saling pengertian telah membentuk hubungan yang kokoh dan langgeng,” puji Boluarte.

Perdagangan bilateral Indonesia-Peru jelasnya memiliki dinamika dan potensi yang luas. Saat ini, Indonesia menjadi mitra dagang terbesar keenam Peru di Asia, sedangkan Peru menjadi tujuan utama keempat produk Indonesia di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.