Tips Sukses Menjadi “Influencer”
📅 Senin, 11 Agu 2025, 07:37 WIB | Oleh: Haryo BronoJika kamu ingin fokus menjadi seorang influencer di Instagram, jangan lupa untuk merapikan feed Instagram-mu agar menarik saat dilihat. Merapikan feeds bisa dimulai dari warna foto yang senada antara satu dengan yang lainnya, sehingga seragam saat dilihat.
Mulailah belajar tools editing seperti Adobe Lightroom dan VSCO yang sering digunakan. Lalu, unggah lah foto yang saling berkaitan. Misalnya jika kamu ingin menjadi traveller, unggahlah foto yang berkaitan dengan hal-hal travel. Janganlah tiba-tiba kamu upload foto yang tak berkaitan di tengah-tengah feeds-mu saat sedang membangun branding-mu.
4. Coba tren terbaru
Untuk berkompetisi di media sosial jangan malas untuk riset mengenai tren yang sedang beredar. Tren ini bukan hanya sekadar tema konten yang perlu dibuat melainkan platform dan bentuk konten.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mencari tren yang akan booming di Indonesia, carilah tren yang terlebih dulu viral di luar negeri, karena tren di Indonesia biasanya akan telat 1-6 bulan mendatang. Contohnya adalah podcast yang sejak dulu sudah menjadi tren di Amerika karena bisnis radio yang mati, di Indonesia belum lama ini menjadi sebuah tren yang akhirnya semua influencer mencoba bentuk konten yang baru ini.
Tidak heran, banyak brand yang akhirnya ‘caper’ untuk mendapatkan engagement tinggi. So, mulailah peka terhadap tren media sosial jika ingin menjadi influencer.
5. Perluas networking
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana mau mendapat exposure jika kamu tidak memperluas networking alias pergaulan? Untuk memulai menjadi influencer jangan lupa juga untuk sering-sering berinteraksi dengan para influencer lain.
Mungkin sebutan zaman sekarang disebut pansos alias panjat sosial. Walaupun pansos berkonotatif negatif, tetapi kamu tetap bisa pansos dengan cara yang baik. Bagaimana caranya? Caperlah dengan para influencer seperti memberikan komen-komen yang postif atau berhubungan dengan kontennya. Carilah topik yang memang menarik untuk dibalas oleh si influencer dan bukan hanya sekadar komentar-komentar tidak penting.
Cara kedua adalah dengan rajin-rajin datang ke acara-acara yang sesuai dengan minatmu. Selain menambah networking, datang ke event juga dapat menambah wawasan dan ilmu seputar topik yang ingin kamu perdalam.
6. Konsisten
Konsisten adalah kunci. Jika kamu ingin menjadi influencer, konsistenlah dalam mengunggah konten. Jika jarang upload, pastinya kamu akan kalah dengan saingan-sainganmu yang sering upload.
Namun tetap ingat ya, konsistensi upload konten juga harus berbanding lurus dengan kualitas video atau topik. Sering-sering upload tapi kontennya tidak memberikan insight buat apa? Tidak akan dilirik juga, kan? Jadi, pikirkan dengan matang sebelum membuat konten. Buatlah planner yang berisi tema-tema yang akan kamu unggah ke media sosial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!