Pasar Bela Negara untuk Memfasilitasi UMKM dan Melestarikan Produk Nusantara
Senin, 11 Agu 2025, 23:05 WIBSleman - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pasar Bela Negara yang digelar secara rutin setiap hari Jumat sebagai upaya memfasilitasi UMKM dan melestarikan produk-produk nusantara.
"Pasar Bela Negara yang digelar di halaman Kantor Badan Kesbangpol Sleman setiap Jumat ini
Lebih lanjut, beliau juga juga salah satu bentuk bentuk cinta tanah air dan implementasi nyata dari semangat bela negara," kata Kepala Badan Kesbangpol Sleman Samsul Bahri di Sleman, Senin.
Menurut dia, program Pasar Bela Negara ini hasil kolaborasi antara Badan Kesbangpol Sleman dan Tim Carya yang diluncurkan pada Jumat (1/8) di Halaman Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman.
"Pasar Bela Negara ini merupakan langkah nyata untuk menguatkan ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal sebagai bagian dari bela negara," katanya.
Pasar Bela Negara ini digelar secara rutin setiap Jumat mulai pukul 06.30 hingga 10.30 WIB dengan mengusung konsep pasar rakyat yang edukatif.
"Kegiatan ini menghadirkan beragam tenant UMKM yang menawarkan produk-produk lokal, khususnya kuliner dan kerajinan tradisional khas Sleman," katanya.
Beberapa produk unggulan yang ditampilkan antara lain kue apem, olahan talas, nasi megono, brongkos, jajanan lawas, bibit buah-buahan, serta aneka minuman dan sayuran sehat.
Samsul mengatakan, selain aktivitas jual beli, pengunjung juga disuguhi layanan publik seperti perizinan usaha dan pembagian Bendera Merah Putih secara gratis.
"Pasar Bela Negara menjadi bagian dari upaya membumikan semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Ketika kita mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, itu adalah bentuk nyata bela negara," katanya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang edukasi, ekonomi, dan kebudayaan yang saling mendukung.
"Pasar Bela Negara diharapkan terus berkembang dan menjadi ikon baru kegiatan mingguan di Sleman yang memperkuat ekonomi lokal sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat," katanya.
Ketua Tim Carya Lina Syafira mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi lokal dari hulu ke hilir.
"Kami ingin mengangkat produk-produk lokal Kabupaten Sleman, terutama olahan dari hulu sampai hilir, agar masyarakat semakin mencintai dan bangga terhadap produk dalam negeri," katanya.
- UMKM
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng
-
BGN Setop Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur Tanpa IPAL dan SLHS
-
Pemkab Lebak Minta Masyarakat Kasepuhan Tingkatkan Produksi Pangan
-
Pasar Jaya Targetkan Tumpukan Sampah Kramat Jati Tuntas 10 April
-
Ini Dia Para Top CEO dan Best Unitlink 2026 yang Raih Award dari Media Asuransi
-
Proyek Giant Sea Wall Dikebut, Presiden Prabowo Perintahkan Mendiktisaintek Gandeng Kampus
-
Di Tengah Perang, Pupuk Indonesia Jamin Pasokan Pupuk Dalam Negeri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.