Pengeluaran Terasa Banyak Padahal Baru Awal Bulan? Ini 4 Cara Mengaturnya
Kamis, 06 Agu 2026, 19:40 WIBJAKARTAÂ â Awal bulan sering kali menjadi periode ketika berbagai kebutuhan rutin harus dipenuhi dalam waktu yang hampir bersamaan. Setelah menerima pendapatan, masyarakat perlu mengalokasikan dana untuk belanja kebutuhan sehari-hari, transportasi, pulsa, paket data, hingga token listrik. Jika tidak direncanakan sejak awal, berbagai pengeluaran yang terlihat kecil dapat terakumulasi dan membuat anggaran bulanan lebih cepat terpakai.
Gambaran mengenai pola pengelolaan pendapatan masyarakat tercermin dalam Survei Konsumen Bank Indonesia edisi Juni 2026. Survei tersebut menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang ditabung turun menjadi 17%. Sementara itu, riset KIC mencatat rata-rata 41% pendapatan bulanan masyarakat kelas menengah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, pengeluaran untuk pulsa, paket data, dan token listrik mungkin terlihat relatif kecil jika diperhitungkan secara terpisah. Namun, karena harus dipenuhi secara rutin, pos-pos tersebut tetap perlu dimasukkan dalam perencanaan anggaran.
Survei APJII juga menunjukkan lebih dari separuh pengguna internet seluler di Indonesia mengeluarkan Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan untuk kebutuhan kuota internet. Artinya, pengeluaran rutin yang nominalnya tidak terlalu besar tetap dapat menyerap anggaran apabila digabungkan dengan berbagai kebutuhan lainnya.
âAgar pengeluaran lebih teratur, terdapat sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan sejak awal bulan,âtulis ShopeePay Indonesia.
1. Sisihkan dana untuk kebutuhan rutin
Langkah pertama adalah memisahkan anggaran untuk kebutuhan pokok segera setelah menerima pendapatan. Pos tersebut dapat mencakup tagihan, pulsa, paket data, token listrik, transportasi, dan kebutuhan rutin lainnya.
Dengan menyisihkan dana sejak awal, masyarakat dapat mengetahui berapa uang yang benar-benar tersedia untuk kebutuhan lain sepanjang bulan.
Sejumlah layanan perbankan dan dompet digital juga menyediakan fitur pengingat maupun pembayaran otomatis. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu memastikan tagihan rutin tidak terlewat.
2. Gunakan promo untuk kebutuhan yang sudah direncanakan
Promo dapat membantu mengurangi biaya apabila digunakan untuk kebutuhan yang memang sudah masuk dalam anggaran.
Namun, potongan harga sebaiknya tidak menjadi alasan untuk membeli barang atau layanan yang sebelumnya tidak direncanakan. Dengan membuat daftar kebutuhan terlebih dahulu, masyarakat dapat lebih selektif dalam memanfaatkan promo.
Cara tersebut membuat promo berfungsi sebagai sarana menghemat pengeluaran, bukan justru mendorong munculnya pengeluaran tambahan.
3. Evaluasi pengeluaran setiap akhir bulan
Mengevaluasi pengeluaran secara berkala dapat membantu menemukan pola penggunaan uang.
Masyarakat dapat mencatat berbagai pengeluaran rutin dan membandingkannya dengan anggaran yang telah ditetapkan. Dari pencatatan tersebut, kebutuhan yang mengalami kenaikan dapat diketahui lebih awal.
Evaluasi juga dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu pos pengeluaran perlu dikurangi, tetap dipertahankan, atau justru mendapatkan alokasi lebih besar pada bulan berikutnya.
Dengan demikian, anggaran tidak hanya dibuat berdasarkan perkiraan, tetapi juga berdasarkan pola pengeluaran aktual.
4. Manfaatkan satu aplikasi untuk kebutuhan rutin
Mengelola sejumlah kebutuhan melalui satu aplikasi dapat menjadi pilihan untuk mempermudah transaksi sekaligus memantau pengeluaran.
Salah satu layanan yang menawarkan fungsi tersebut adalah ShopeePay. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan pembelian pulsa, paket data, dan token listrik.
ShopeePay juga menghadirkan kampanye Pulsa & PLN Pasti Murah dengan sejumlah penawaran, termasuk kesempatan bagi pengguna baru mendapatkan pulsa dan token PLN dengan harga Rp1 sesuai ketentuan promo yang berlaku.
Menyambut periode 8.8, terdapat pula penawaran Top Up E-Money Serba Rp8.000 yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Bagi pengguna IM3, XL, dan Telkomsel, sejumlah promo khusus juga disiapkan pada 11â13 Agustus. Bentuk penawarannya berbeda-beda, mulai dari pulsa Rp1, potongan harga paket data, voucher diskon hingga 50%, hingga penawaran paket data dan pulsa dengan harga Rp1.
Berbagai promo tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat lebih dari kebutuhan yang memang sudah direncanakan.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan setiap promo serta memastikan transaksi dilakukan melalui kanal resmi.
Aplikasi ShopeePay tersedia melalui Google Play Store dan Apple App Store. Informasi mengenai layanan, promo, serta ketentuan yang berlaku dapat diperiksa melalui aplikasi dan kanal resmi ShopeePay.
Pengguna juga disarankan berhati-hati terhadap tautan, pesan, maupun penawaran yang mengatasnamakan ShopeePay tetapi berasal dari kanal yang tidak resmi.
Pada akhirnya, pengelolaan keuangan bulanan tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Memisahkan anggaran kebutuhan rutin, memanfaatkan promo secara selektif, mengevaluasi pengeluaran, dan mengelola transaksi secara lebih teratur dapat membantu masyarakat menjaga pengeluaran agar tidak cepat membengkak sejak awal bulan.
- keuangan
- Pulsa
- Dompet Digital
- mengatur keuangan
- ShopeePay
- Paket Data
- Manajemen Keuangan
- Tips Keuangan
- Pengeluaran Bulanan
- Keuangan Pribadi
- Token Listrik
- Hemat Pengeluaran
- Anggaran Bulanan
- Tips Hemat
- Belanja Bulanan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Rebutan Takhta Grup B Piala Dunia 2026: Intip Susunan Skuad Ngeri Swiss vs Kanada
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Victor Dethan Resmi ke Persija Jakarta, Rekrutan Pertama Era Shin Tae-yong
-
Ini Cara Naik TransJakarta dan KRL Lebih Hemat
-
Ekuador Makin Kacau, Status Darurat Berlaku di 10 Wilayah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.