Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak, Jadi Terbaik di Indonesia
📅 Minggu, 10 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Semarang - Kota Semarang meraih kado manis jelang peringatan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, dengan meraih predikat utama yang merupakan predikat tertinggi dalam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Sabtu (9/8), menyampaikan rasa syukur dan bangga atas raihan tertinggi dalam penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
"Terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang. Predikat Utama ini adalah bukti nyata kerja keras kita bersama. Namun, ini bukanlah akhir dari perjuangan. Ini adalah dorongan bagi kita untuk terus berinovasi dan meningkatkan program-program yang berfokus pada pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak," katanya.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifah Fauzi kepada Agustina, Wali kota Semarang di Jakarta, Jumat (8/8) kemarin.
Menurut dia, pencapaian tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen jajaran Pemerintah Kota Semarang dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan kota yang inklusif dan ramah anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga berharap, Kota Semarang dapat terus menjadi kota yang tidak hanya layak huni, tetapi juga menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang gemilang.
"Mari kita jadikan Kota Semarang sebagai kota yang benar-benar layak bagi generasi penerus kita, tempat mereka bisa tumbuh, bermain, dan berkembang dengan optimal," katanya.
Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi, menjelaskan bahwa KLA merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pimpinan daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan gubernur, bupati, wali kota, beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian KLA kini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
"Ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan kota layak anak adalah prioritas nasional yang harus terus diupayakan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!