Perayaan Rasa Syukur dan Refleksi Makna Bahagia Melalui Seni Rupa
📅 Minggu, 10 Agu 2025, 17:47 WIB | Oleh: OpikIa menilai pameran ini selaras dengan semangat HUT Ke-80 Kemerdekaan RI yang harus dirayakan dengan kebahagiaan untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045.
Bagi Gita Yohana Thomdean, pendiri Kie Art Project, pameran ini adalah tonggak lima tahun perjalanan komunitas seni dari Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga.
Kie Art Project mengawali kegiatan dengan merintis desa wisata berupa Desa Kartun (Cartoon Village) dan Sekolah Kartun Kie Art (Kie Art Cartoon School) di Desa Sidareja yang diresmikan pada tanggal 9 September 2020.
Kendati sempat menjalani perjalanan yang cukup berat karena pandemi COVID-19, Kie Art Project mampu mengantarkan anak-anak Desa Sidareja menekuni bakat di berbagai bidang seni seperti seni kartun, seni lukis, karawitan, dan seni tari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, para pegiat Kie Art berkesempatan tampil dalam berbagai kegiatan seni di Purbalingga maupun luar daerah termasuk Bali. Dari hanya 1–2 pelukis, kini Kie Art Project tumbuh menjadi wadah bagi banyak seniman muda Banyumas Raya, khususnya Purbalingga
“Kebahagiaan tidak selalu soal materi. Bisa dari udara yang kita hirup, kesehatan, kicauan burung, keseimbangan alam, atau rahmat Tuhan setiap hari,” katanya.
Pendiri Kie Art Project lainnya, Slamet Santosa mengajak seniman Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara untuk terus bersatu serta mengembangkan karya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita lagi terseok-seok memperjuangkan seni rupa di Banyumas Raya, mari kita rapatkan barisan, jangan kalah dengan Jogja dan sekitarnya. Mari kita bahagia, tidak usah memikirkan yang belum selesai,” katanya.
Sementara General Manager Braling Hotel Ahmad Fauzi mengatakan pesan utama dari kegiatan itu adalah menumbuhkan kebahagiaan di tengah kehidupan yang penuh tantangan.
"Kita hidup cuma sekali, jadi happy (bahagia) saja. Semua orang pasti punya masalah, tapi jangan sampai menghalangi untuk berbahagia," ujarnya.
Ia mengharapkan pameran seni tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi kegiatan berkesinambungan, tidak hanya di Purbalingga, tapi juga di daerah lain.
Pameran ini bukan hanya menyajikan lukisan, juga menjadi ruang pertemuan bagi seniman, penikmat seni, dan masyarakat umum. The World of Happiness tidak hanya memamerkan 35 karya seni rupa, tapi juga mengajak pengunjung menyelami beragam sumber kebahagiaan: dari harmoni alam, jejak sejarah, hingga nilai spiritual.
Dari lobi hotel yang semerbak aroma kopi, para pengunjung tak sekadar membawa pulang foto kenangan. Mereka membawa inspirasi: bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang kita tanam, rawat, dan tumbuhkan, persis seperti pesan yang disematkan dalam sapuan kuas para seniman Purbalingga. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!