Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Kemanusiaan Bakal Saemakin Parah jika Israel Kuasai Gaza

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Krisis Kemanusiaan Bakal Saemakin Parah jika Israel Kuasai Gaza Doc: antara/dok
Ket. Kondisi Gaza saat ini.

MOSKWA - Rencana Israel memperluas operasi militernya di Jalur Gaza akan memperburuk situasi di wilayah kantong Palestina itu dan berdampak serius bagi seluruh kawasan Timur Tengah, pemerintah Russia memperingatkan pada Sabtu (9/8).

Peringatan itu disampaikan setelah pada Kamis, pemimpin Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana untuk menguasai seluruh Jalur Gaza guna membentuk perimeter keamanan, sebelum menyerahkannya kepada "pemerintahan sipil" yang baru.

Sehari kemudian, kantor Netanyahu menyatakan bahwa kabinet keamanan Israel telah menyetujui usulannya untuk menumpas Hamas dan merebut kendali atas Kota Gaza.

“Pelaksanaan keputusan dan rencana semacam itu, yang memicu kecaman dan penolakan, berisiko memperparah situasi yang sudah sangat dramatis di wilayah Palestina itu, yang menunjukkan semua tanda-tanda bencana kemanusiaan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Russia Maria Zakharova dalam pernyataannya.

Menurut dia, langkah itu akan sangat merusak upaya internasional untuk meredakan konflik dan menimbulkan konsekuensi negatif yang serius bagi stabilitas kawasan.

Israel menghadapi gelombang kemarahan dunia atas perang genosida di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina sejak Oktober 2023. Operasi militer rezim Zionis telah menghancurkan wilayah itu dan menimbulkan bencana kemanusiaan, termasuk kelaparan.

Sementara itu, puluhan ribu demonstran Israel memblokade jalan-jalan pusat kota Tel Aviv, menuntut kesepakatan pertukaran tahanan dengan faksi-faksi Palestina, serta menyuarakan penolakan terhadap keputusan terbaru pemerintah untuk menduduki kembali Jalur Gaza.

Kanal 12 Israel melaporkan bahwa sekitar 60.000 pengunjuk rasa berkumpul di Hostage Square, Tel Aviv, Sabtu malam (9/8) waktu setempat dan menutup sejumlah ruas jalan di pusat kota sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintahan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu.

Demonstrasi anti-pemerintah di Israel terus meningkat sejak Netanyahu menyetujui rencana pendudukan penuh atas Jalur Gaza, kebijakan yang menurut keluarga para sandera Israel dan kalangan militer justru membahayakan keselamatan para tawanan dan menguras sumber daya militer.

“Anak-anak kami masih berada di Gaza karena seseorang memutuskan untuk meninggalkan mereka,” kata pernyataan keluarga para sandera Israel yang dibacakan dalam aksi tersebut.

“Keputusan Netanyahu terkait Gaza bertentangan dengan pendapat Kepala Staf IDF (Eyal Zamir) dan mengorbankan anak-anak kami,” ucap mereka mengingatkan sambil menegaskan bahwa tindakan pemerintah “tidak sejalan dengan kepentingan negara maupun rakyat.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.