Integrasi Sapi di Kebun Sawit, Produksi Daging Naik, Biaya Pupuk Turun 30%
Minggu, 10 Agu 2025, 14:04 WIBBanjarbaru â Integrasi peternakan sapi ke dalam perkebunan kelapa sawit dinilai mampu memberi manfaat ganda, mulai dari peningkatan produksi daging nasional hingga efisiensi biaya pemeliharaan kebun. Pemerintah mendorong pola Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (SISKA) untuk diterapkan lebih luas, terutama di Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, mengatakan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis daerah yang menopang perekonomian lokal. Pemanfaatan lahannya untuk penggembalaan sapi sekaligus dapat mendorong percepatan swasembada daging.
âKami berinisiatif untuk memanfaatkan secara maksimal semua sumberdaya lahan, baik itu lahan perkebunan, lahan tanaman pangan, lahan pemutaran yang bisa dimanfaatkan untuk pangan, maupun lahan bekas ekstraksi tambang," ujar Suparmi dalam Focus Group Discussion di Kantor Disbunnak Kalsel, Kamis (7/8/2025).
Suparmi menjelaskan, dari total 16,38 juta hektar kebun sawit di Indonesia, 4,4 juta hektar direkomendasikan untuk SISKA. Potensi sapi yang bisa dipelihara di kebun sawit mencapai 2,2 juta ekor.
Direktur Pakan Kementerian Pertanian, Tri Melasari, mengapresiasi langkah Kalsel.Â
âIni menjadi momen penting untuk menguatkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,â katanya.
Tri Melasari menegaskan, integrasi sapi di kebun sawit saling menguntungkan. âDengan adanya sapi di kebun kelapa sawit dapat mengurangi biaya pupuk herbisida kurang lebih 30%,â tegasnya.
Di Kalsel, lahan sawit mencapai 504 ribu hektar, 86% dikelola perusahaan, sisanya oleh pekebun rakyat. Sebanyak 13 perusahaan sudah menandatangani komitmen untuk menerapkan SISKA. Pemerintah menargetkan implementasinya bisa segera berjalan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Sawit Dinilai Picu Krisis Air: Bukan Sekadar Larangan, Kang Dedi Perintahkan Alih Komoditas
-
Proliga 2026: Langkah Jakarta Electric PLN ke Final Four Tertunda
-
Meski Juara di Thailand Masters, Psangan Tiwi/Siti Masih Banyak yang Mesti Dibenahi.
-
Hari Veteran Sebagai Momentum Untuk Memerangi Kemiskinan
-
Brasil Tuan Rumah Piala Dunia Wanita 2027, Maracana Jadi Salah Satu Venue Utama
-
Russia Serang Gedung Utama Pemerintah Ukraina untuk Pertama Kalinya
-
Sekda Jateng: Koperasi Merah Putih Gerakkan Ekonomi Desa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.