• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Reza Arap Ungkap Tantangan...

Reza Arap Ungkap Tantangan Jadi Sutradara di Film "Harusnya Horror"

Jumat, 14 Agu 2026, 00:30 WIB

Jakarta - Sutradara debutan Reza Oktovian, yang dikenal sebagai Reza Arap, mengatakan film "Harusnya Horror" dibuat sebagai sarana untuk mengeksplorasi kemampuan dirinya sekaligus membuka peluang bagi rekan-rekannya untuk mengembangkan keterampilan baru di dunia perfilman.

"Niat utama, gue pribadi, gue pengin bisa eksplorasi diri gue sendiri, skill set-skill set yang baru," kata Reza dalam konferensi pers setelah penayangan film "Harusnya Horror" di Jakarta Selatan, Kamis (13/8).

Ket. Foto: Sutradara sekaligus pemeran film "Harusnya Horror" Reza Oktovian atau Reza Arap menyampaikan keterangan dalam acara konferensi pers mengenai pemutaran film di Jakarta Selatan, Kamis (13/8). — Sumber: Antara

Film komedi horor yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026 itu juga menjadi wadah bagi rekan-rekan Reza yang tergabung dalam kelompok kreator konten AAA Clan untuk mencoba kemampuan akting.

"Dan juga pengin yang lain bisa ngebuka skill set yang baru juga, which is acting. Itu, itu aja sih," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan membuat film kedua, Reza mengatakan dirinya masih akan melihat respons penonton terhadap "Harusnya Horror" sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Kalau untuk film selanjutnya, kasarnya mungkin pertanyaannya sekuel ataukah film yang berbeda, ataukah dengan treatment yang berbeda ke depannya, gua cuma bisa jawab, lihat aja hasilnya dulu," katanya.

"Semoga hasilnya yang ini bisa diterima dengan baik," ujar Reza.

Kesulitan Arahkan Tepe

Reza juga mengungkapkan tantangan yang dihadapinya saat mengarahkan para pemeran dalam film yang menandai debutnya sebagai sutradara tersebut.

Menurut dia, Teguh Prakoso alias Tepe menjadi pemeran yang paling sulit diarahkan selama proses syuting. Tim produksi bahkan harus berulang kali melakukan pengambilan gambar karena Tepe kerap berkedip saat berbicara di depan kamera.

"Semua teman-teman juga sudah pada nonton semua di sini ya, yang paling sulit di-direct adalah Tepe," kata Reza.

"Alasan pertama adalah karena dia kedip terus. Kita ngulang belasan kali cuma buat nungguin, dia kapan berhenti kedip kalau ngomong," imbuhnya.

Tepe mengakui dirinya memang kesulitan mengontrol refleks mata ketika berbicara. Ia juga mengaku kerap berbicara terbata-bata saat tampil di depan kamera.

Meski demikian, Tepe memuji kemampuan Reza dalam mengarahkan sembilan anggota AAA Clan yang terlibat sebagai pemeran dalam "Harusnya Horror". Menurut dia, Reza mampu membagi porsi penampilan masing-masing pemeran dalam film tersebut.

Sementara itu, Reza berharap seluruh pemeran terus mengembangkan kemampuan mereka dengan bekerja bersama tim dan kru yang berbeda dalam proyek-proyek berikutnya.

"Gua pengin mereka benar-benar bisa eksplorasi, bukan cuma dari segi karakter, tapi lebih ke ketemu orang-orang barunya, dari tim, kru, dari situnya sih, karena dari situlah yang akan membentuk pribadi mereka ke depannya," kata Reza.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.