Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tuding Filipina 'Bermain Api' di Taiwan

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tuding Filipina 'Bermain Api' di Taiwan Doc: abs-cbn
Ket. President Ferdinand Marcos Jr. at Kalayaan Hall, Malacañan Palace, on July 29, 2025

BEIJING - Tiongkok menuduh Filipina "bermain api" setelah Presiden Ferdinand Marcos Jr mengatakan negaranya akan terseret dalam konflik apa pun antara Tiongkok dan Amerika Serikat mengenai Taiwan.

Hal ini menanggapi pernyataan Marcos saat kunjungan kenegaraan ke India bahwa kedekatan Filipina dengan Taiwan dan besarnya komunitas Filipina di sana akan membuat keterlibatan diperlukan dalam konflik semacam itu.

"'Kedekatan geografis' dan 'populasi besar di luar negeri' bukanlah alasan bagi suatu negara untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain," kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (8/8).

"Kami mendesak Filipina untuk sungguh-sungguh mematuhi prinsip satu Tiongkok ... dan menahan diri dari bermain api dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan inti Tiongkok."

Top of Form

Bottom of Form

Pernyataan Marcos muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Manila terkait sengketa wilayah di perairan Laut Tiongkok Selatan.

Kedua negara saling tuding melakukan manuver agresif dan pelanggaran kedaulatan di sana, yang mendorong AS menegaskan kembali komitmennya membela Filipina.

Beijing memandang Taiwan sebagai wilayahnya, sebuah klaim yang ditolak Taipei.

Kedutaan Besar Filipina di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada hari Rabu, Marcos mengatakan kepada media India Firstpost, "Jika terjadi perang habis-habisan, maka kami akan terseret ke dalamnya".

"Ada banyak sekali warga negara Filipina di Taiwan dan itu akan langsung menjadi masalah kemanusiaan".

"Kita harus masuk ke sana, menemukan cara untuk masuk ke sana, dan menemukan cara untuk membawa pulang orang-orang kita," kata Marcos.

Tiongkok mengatakan argumen semacam itu "tidak hanya melanggar hukum internasional dan piagam ASEAN, tetapi juga merusak perdamaian dan stabilitas regional serta kepentingan mendasar rakyat (Filipina) sendiri".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.