Pemerintah Targetkan 20 Juta Penerima MBG Sebelum HUT RI
📅 Jumat, 08 Agu 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim PenulisDengan demikian, dia mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong agar program MBG bisa berjalan dengan visi yang semakin baik dan segera mengejar capaian negara-negara lain yang sudah memiliki program makan gratis yang stabil.
“Bisa dibayangkan pada 2045 kita prediksi populasi kita katanya ada 330 juta, 350 juta. Jadi bisa dibayangkan ada tiba-tiba tambahan 60 juta hingga 70 juta orang Indonesia mengalami gizi yang buruk,” tutur dia.
Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Singapura Chan Chun Sing yang mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Koja Jakarta Utara pada Rabu (6/8), menyatakan negaranya juga memiliki program MBG seperti di Indonesia.
Hanya saja, Chan Chun Sing mengatakan di Singapura jenis makanan yang diberikan kepada anak-anak berbeda dengan di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Di negara kami juga ada program sama, namun menunya beda, yang diberikan hanya susu saja,” katanya dalam keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Kamis.
Pada kunjungan tersebut, Menhan Singapura didampingi oleh Sekretaris Utama BGN Brigjen Purnawirawan Sarwono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Sebelum melakukan tinjauan ke SPPG, Menhan Singapura menerima paparan terkait MBG yang disampaikan langsung oleh Kepala SPPG Koja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam paparannya, Rena selaku Kepala SPPG menyampaikan SPPG Koja melayani penerima manfaat sebanyak 3.009 orang yang terdiri dari TK, SD, SMP, SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tersebar di kawasan Koja, Jakarta Utara.
Menhan Singapura melemparkan pertanyaan terkait menu yang diberikan kepada penerima manfaat, “Apakah menu untuk siswa SMA sama dengan menu untuk siswa SD, TK, atau SMP?” ujar dia.
Sekretaris Utama BGN menjelaskan, setiap penerima manfaat mendapatkan porsi Angka Kebutuhan Gizi (AKG) sesuai dengan kebutuhannya.
Sarwono menyampaikan apresiasi atas kunjungan Chan Chun Sing. Ia berharap hal tersebut bisa menjadi awal yang baik untuk membuka peluang kerja sama maupun studi banding sebagai upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan program MBG. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!