Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Segelas Susu dan Sebutir Telur Setiap Hari Selama Sebulan Tingkatkan Nilai Gizi Harian Anak

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 19:20 WIB | Oleh:

“Kami melakukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, serta kader dan komunitas lokal. Selain itu, kami bekerja sama dengan tim ahli dari Universitas IPB untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang secara rutin setiap bulan, guna memastikan efektivitas program dapat diukur secara ilmiah dan berkelanjutan,” tuturnya.

Selain intervensi langsung kepada anak, program ini juga memperkuat peran keluarga dan komunitas dalam upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan kesehatan. Kegiatan edukasi ini ditujukan bagi orang tua penerima manfaat, kader posyandu, serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui di sekitar area intervensi, dengan tujuan membentuk perilaku hidup sehat jangka panjang serta meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya gizi pada masa emas pertumbuhan anak.

Kasifa, salah satu ibu dari anak penerima manfaat program Pendampingan Gizi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menuturkan, ia sangat senang mendapatkan program Pendampingan Gizi yang begitu bermanfaat bagi anak-anak dengan masalah gizi dan pertumbuhan.

“Alhamdulillah anak saya bisa ikut program ini dan mendapatkan satu gelas susu dan satu butir telur perhari. Semoga melalui program ini bisa membantu meningkatkan berat badan anak saya yang sebelumnya sulit bertambah. Terima kasih banyak Nestlé Indonesia, kami berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin banyak anak bisa terbantu,” ungkapnya.

Sejalan dengan inisiatif global Nestlé untuk mendukung 50 juta anak hidup lebih sehat pada 2030, Nestlé Indonesia akan terus berkontribusi secara berkelanjutan melalui peningkatan gizi dan pemberdayaan komunitas di seluruh Indonesia. Upaya ini dilakukan dengan menyediakan pilihan lebih lezat dan sehat, seperti fortifikasi produk dengan mikronutrien penting seperti vitamin A, Zat Besi, Zink, Yodium, dan Vitamin D.

Pada 2024, sebanyak 2,99 miliar sajian produk telah difortifikasi untuk memberikan gizi lebih baik kepada jutaan anak di seluruh Indonesia dengan produk-produk unggulan seperti Dancow FortiGro, Nestlé Cerelac, Milo Activ-Go, Nestlé Batita, dan Koko Krunch.

"Sebelumnya, kami telah melakukan upaya menginspirasi masyarakat untuk hidup lebih sehat melalui program-program seperti Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kabupaten Karawang dan 100 Hari Pendampingan Gizi yang membagikan pengetahuan gizi praktis. Melalui inovasi berkelanjutan dan komitmen, kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan masa depan yang lebih sehat, penuh harapan, dan kesempatan yang lebih baik," tambah Sufintri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.