Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meta Hapus Jutaan Akun WhatsApp Terkait Penipuan

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meta Hapus Jutaan Akun WhatsApp Terkait Penipuan Doc: AFP/JUSTIN TALLIS

SAN FRANCISCO - Meta pada Selasa (5/8) mengatakan pihaknya telah menutup hampir 7 juta akun WhatsApp yang terkait dengan penipuan pada paruh pertama tahun ini dan meningkatkan perlindungan terhadap skema semacam itu.

"Tim kami mengidentifikasi akun-akun tersebut dan menonaktifkannya sebelum organisasi kriminal yang membuatnya dapat menggunakannya," kata direktur urusan eksternal WhatsApp, Clair Deevy.

Sering kali dijalankan oleh geng yang terorganisasi, penipuan tersebut berkisar dari investasi mata uang kripto palsu hingga skema piramida cepat kaya, kata eksekutif WhatsApp dalam sebuah pengarahan.

Menurut Meta, WhatsApp mendeteksi dan melarang lebih dari 6,8 juta akun yang terhubung ke pusat penipuan, sebagian besar di Asia Tenggara.

WhatsApp dan Meta bekerja sama dengan OpenAI untuk menghentikan penipuan yang ditelusuri ke Kamboja yang menggunakan ChatGPT untuk membuat pesan teks berisi tautan ke obrolan WhatsApp untuk memikat korban, menurut perusahaan teknologi tersebut. Akibatnya pada Selasa Meta mulai mengingatkan pengguna WhatsApp untuk waspada saat ditambahkan ke grup obrolan yang tidak dikenal oleh orang yang tidak mereka kenal. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.