AL Filipina dan India Gelar Patroli Gabungan di LTS

Selasa, 05 Agu 2025, 02:30 WIB

MANILA - Kapal perang Angkatan Laut India telah mulai berpatroli di wilayah Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan dengan mitra mereka dari Filipina untuk pertama kalinya, kata militer Manila pada Senin (4/8). Patroli gabungan itu digelar bersamaan dengan keberangkatan Presiden Ferdinand Marcos Jr untuk kunjungan kenegaraan ke New Delhi.

Patroli gabungan yang digelar selama dua hari itu melibatkan tiga kapal India dan dimulai pada hari Minggu, sehari sebelum Presiden Marcos Jr berangkat dalam perjalanan yang akan mencakup pembicaraan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Ket. Foto: Kapal perang AL India, INS Delhi, merapat di Pelabuhan Internasional Manila pada Jumat (1/8) lalu. Kapal perang India ini berada di Manila untuk mengikuti patroli gabungan bersama dengan AL Filipina. — Sumber: AFP/Ted ALJIBE

Filipina telah meningkatkan kerja sama pertahanan dengan sejumlah sekutu selama setahun terakhir setelah serangkaian bentrokan di LTS.

Tiongkok mengklaim hampir keseluruhan jalur perairan itu meskipun ada putusan internasional yang menyatakan pernyataannya tidak memiliki dasar hukum.

Kapal AL India, termasuk kapal perusak berpeluru kendali INS Delhi, tiba di Manila untuk mengunjungi pelabuhan akhir pekan lalu.

“Patroli gabungan dimulai kemarin sore, kemudian berlanjut hingga saat ini," kata Letnan Kolonel John Paul Salgado kepada AFP.

Saat berada di India, Presiden Marcos Jr diperkirakan akan menandatangani pakta di bidang-bidang seperti hukum, budaya, dan teknologi, menurut Asisten Menteri Luar Negeri Evangeline Ong Jimenez-Ducrocq, tetapi semua mata akan tertuju pada setiap perjanjian pertahanan potensial.

Sebelum berangkat pada Senin, Marcos Jr memuji keteguhan kedua negara dalam menegakkan hukum maritim internasional, termasuk UNCLOS, perjanjian PBB yang memberikan zona ekonomi eksklusif dalam jarak 370 kilometer dari pantai suatu negara.

Filipina sebelumnya telah membeli misil jelajah supersonik BrahMos dari India, senjata yang memiliki kecepatan tertinggi 3.450 kilometer per jam.

India, yang terlibat dalam bentrokan perbatasan dengan Tiongkok di Himalaya, adalah anggota dari apa yang disebut Quad, kelompok yang mencakup sesama negara demokrasi Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

Beijing telah berulang kali menuduh bahwa kemitraan empat arah, yang pertama kali digagas oleh mendiang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe itu, diciptakan sebagai cara untuk membendung Tiongkok.

Patroli Tandingan

Sementara itu dari Beijing, militer Tiongkok mengumumkan sedang melakukan patroli di LTS dari tanggal 3 hingga 4 Agustus, ucap juru bicara Komando Armada Militer Wilayah Selatan pada Senin.

Juru bicara tersebut menggambarkan patroli Tiongkok sebagai latihan rutin dan mengatakan patroli gabungan AL Filipina-India sebagai upaya yang mengganggu perdamaian dan stabilitas regional.

Atas pengumuman itu, pihak Kedutaan Besar Filipina di Beijing hingga berita ini ditulis pada Senin malam, belum memberi tanggapan. AFP/ST/I-1

  • philippines peso

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.