OpenAI Rilis Fitur Pengelola Keuangan Pribadi di ChatGPT Pro, Bisa Cek Saldo Bank
Minggu, 17 Mei 2026, 18:25 WIBJAKARTA - OpenAI menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna ChatGPT Pro di Amerika Serikat mengelola keuangan pribadi secara langsung melalui platform chatbot tersebut. Fitur ini hadir setelah OpenAI menjalin kerja sama dengan layanan penghubung keuangan Plaid yang memiliki akses ke lebih dari 12.000 lembaga keuangan di AS.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menghubungkan akun keuangan mereka ke ChatGPT untuk melihat berbagai informasi finansial dalam satu dashboard. Data yang ditampilkan meliputi performa portofolio investasi, pengeluaran bulanan, daftar langganan aktif, hingga jadwal pembayaran yang akan datang.
Dengan integrasi ini, pengguna juga dapat bertanya langsung kepada ChatGPT terkait kondisi keuangan mereka. Sistem akan memberikan jawaban yang lebih relevan karena telah memiliki konteks dari data finansial pengguna secara real time.
OpenAI menjelaskan pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data yang terhubung ke platform. Pengguna dapat memutus koneksi akun kapan saja, menghapus riwayat keuangan, serta mengatur ulang akses data melalui menu pengaturan yang tersedia di layanan tersebut.
"Untuk memulai, cukup buka opsi Keuangan di sidebar ChatGPT. Fitur ini tersedia di web dan aplikasi iOS bagi pengguna ChatGPT Pro di Amerika Serikat," demikian informasi yang disampaikan OpenAI.
Kehadiran fitur ini memperluas fungsi ChatGPT yang sebelumnya hanya digunakan untuk kebutuhan pencarian informasi, produktivitas, hingga pembuatan konten. Kini, chatbot berbasis kecerdasan buatan itu mulai merambah sektor perencanaan keuangan pribadi yang selama ini didominasi aplikasi fintech khusus.
OpenAI menyebut lebih dari 200 juta pengguna setiap bulan telah menggunakan ChatGPT untuk menanyakan berbagai hal terkait keuangan. Pertanyaan yang diajukan mulai dari cara menabung, mengatur pengeluaran, hingga strategi investasi.
"Fitur ini hanya memberikan konteks yang lebih banyak dan lebih baik untuk pertanyaan finansial pengguna kepada chatbot," tulis OpenAI.
Meski menawarkan kemudahan, integrasi data keuangan ke platform kecerdasan buatan juga memunculkan kekhawatiran terkait keamanan data pribadi. Pasalnya, fitur tersebut berpotensi membuka akses terhadap data finansial jutaan pengguna jika sistem perlindungan data tidak dijalankan secara optimal.
Hingga saat ini, fitur pengelolaan keuangan tersebut baru tersedia untuk pelanggan ChatGPT Pro di Amerika Serikat melalui versi web dan aplikasi iOS. Belum ada informasi resmi terkait perluasan layanan ke negara lain, termasuk Indonesia.
- Teknologi
- Amerika Serikat
- Aplikasi Keuangan
- ChatGPT
- Tata Kelola Keuangan
- OpenAI
- Teknologi AI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Realme Siapkan Peluncuran Realme P4 Series, Fokus pada Baterai Besar dan AI Gaming
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Ambisi Adopsi AI di Indonesia Terhambat Kesiapan Digital dan Pengalaman Karyawan
-
AI Anthropic Diklaim Tembus Hampir Semua Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam, Pemerintah AS Langsung Bertindak
-
Riset Global: Kredibilitas Jadi Tantangan Utama Merek di Era Jawaban AI
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.